TGJ
Search all of tgj.co.id :
BERANDA » Seni dan Budaya » Megang, Di Gayo ada Tradisi Membuat Lepat

Megang, Di Gayo ada Tradisi Membuat Lepat
Khalisuddin | The Globe Journal | Selasa, 10 Agustus 2010
Takengen-sehari sebelum dimulainya pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan 1431 Hijriyah, Inen Zaghlul, warga Pegasing Aceh Tengah dibantu anak perempuannya Hafni Syafira tampak sedang asyik membalut adonan kue berbahan beras ketan, gula aren dan parutan kelapa dengan daun pisang, selasa (10/8).

“Ini namanya Lepat, penganan khas Gayo sejenis Timpan Aceh. Orangtua, mertua dan anak-anak meminta saya untuk membuatnya di hari megang dan telah menjadi tradisi turun temurun bagi masyarakat Gayo” kata Inen Zaghlul.

Sepengetahuan Inen Zaghlul, dalam Islam tak ada perintah membuat Lepat di hari megang. “saya ikuti tradisi saja dan kebetulan keluarga saya suka makan lepat,” tuturnya lebih lanjut.

Selanjutnya pendapat seorang tokoh adat Gayo yang berdomisili di Kampung Bintang, M Jihad secara terpisah menyatakan membuat Lepat memang sudah mejadi tradisi turun-temurun di Gayo. “Adat ari inget, Ukum ari atur (adat dari ingatan, hukum dari aturan). Di Gayo, membuat Lepat adalah tanda adanya kegiatan ritual Islam seperti hari raya, kenduri mendirikan masjid, hajatan perkawinan dan lain-lain,” jelas M Jihad.

“Dulu tidak ada media atau sarana berteknologi seperti sekarang ini dan dengan berbagi Lepat antar tetangga dan keluarga merupakan pertanda bahwa akan ada ritual Islam seperti puasa Ramadhan,” papar M Jihad sambil menambahkan bahwa Lepat adalah bagian dari adat Gayo. “Edet peger ni Syari’at, adat merupakan pagar bagi Syari’at,” imbuh M Jihad.

Ditambahkan M Jihad, Lepat adalah media pengingat sama dengan SMS dan media komunikasi lainnya. “Dengan menerima Lepat, orang yang lupa atau tidak mendapat iformasi akan bertanya ada acara apa sehingga membuat lepat,” pungkas M Jihad.

Amatan The Globe Journal di jejaring sosial facebook, sejumlah penggunanya yang berasal dari Gayo  di perantauan membuat status atau membuat komentar tentang kerinduan terhadap lepat di hari megang, bahkan ada yang minta dikirmi keluarga atau rekan yang berada di Tanoh Gayo. [003]


Baca Juga :





Komentar Anda
World Interest Rates
Close