BERANDA » Seni dan Budaya
Kearifan Lokal Aceh TerkuburKearifan lokal Aceh terkait persoalan kebencanaan, lingkungan, sosial,
dan budaya, sebagian besar telah hilang bersama terkuburnya teks-teks
kuno dan terpupusnya tradisi literasi di Tanah Serambi Mekkah sejak awal
abad ke-20.
Penutupan Aceh Internasional Folklore Festival Berlangsung MeriahPertunjukan pentas
seni sedunia, Aceh Internasional Folklore Festival (AIFF) 2011 resmi ditutup
Selasa malam (26/7) di panggung utama Taman Sri Ratu Safiatuddin. “Semua peserta
telah menampilkan atraksi kesenian yang menakjubkan. Semua atraksi seni itu
punya nuansa khas etnik yang mampu masuk ke
Wagub Aceh: Malaysia Beli 5000 Manuskrip Aceh Secara Ilegal5000 manuskrip Aceh dibeli secara diam-diam oleh Malaysia dan sekarang
Malaysia sudah membuat pusat manuskrip terbesar di Asia. Koleksinya
mayoritas berasal dari Aceh, karena pada abad 15-19 Malaysia sendiri dikendalikan
oleh Aceh. Sebelum perang dengan Belanda, Pahang, Perak, dan Johor.
Kontes Putri Tidak Bertentangan dengan Budaya AcehBanda Aceh - Pelaksanaan Pemilihan Putri Indonesia Aceh, sepertinya
tidak perlu di perdebatkan lagi, karena semua yang di tampilkan pada
kontes pemilihan tersebut sama sekali tidak bertentangan dengan
instrumen budaya Aceh yang notabene sebagai budaya islam
Penulisan "Ratu Safiatuddin" SalahPenulisan “Ratu Safiatuddin” yang bertempat di Simpang Empat Lamprit yang berbentuk pintu gerbang yang dibuat dalam bentuk taman itu
salah dalam kepenulisan. Karena istilah dalam bahasa Aceh, kalau untuk
menyebutkan seorang raja perempuan, maka yang benar “Sultanah” bukan
“Ratu”.
Warga Bireuen Serbu Pantai Ujong BlangSetelah sempat ditutup dan dilarang untuk umum berkunjung ke lokasi wisata Pantai Ujong Blang, kecamatan Kuala, Bireuen, kini pantai yang sering disebut laot Ujong Blang oleh warga Bireuen, itu dibuka kembali. Ratusan warga Bireuen pun ramai-ramai memadati lokasi wisata pantai sambil menghabis
Banyak Kutipan Tak Masuk Akal Di Krueng SimpoSejumlah Warga Bireuen yang menghabiskan waktu terutama hari libur
dikawasan wisata Krueng Simpo KM 18 Kecamatan Juli, Bireuen, mengeluh
atas berbagai kutipan yang tidak masuk akal oleh warga setempat. Warga
yang berekreasi harus mengeluarkan kocek diluar kewajaran. Selain mengutip uang parkir
15 Negara Ikuti Festival Layang Internasional di Banda AcehBanda Aceh Internasional
Kite Festival 2011 atau Festival Layang Internasional menjadi salah satu dari serangkaian acara Banda Aceh Festival
2011. Festival ini diselenggarakan Sabtu (9/7) di Lapangan Blang Padang dan Minggu
(10/7) di Pantai Lampuuk, Banda Aceh.
Festival Layang ini diikuti
Geliat Seudati di Marina BaySangking penasarannya, seorang turis
nampak memberanikan diri menanyai apa yang ditampilkan kelompok tari
tersebut. Sayang ketika menyebutkan Aceh, “Saya tidak tahu. Apa itu
Aceh?” tanya Stefani turis asal Inggris dalam Bahasa Inggris.
Rapai Geleng Hentak SingapuraSingapura — Penampilan Rapai Geleng dan Seudati Tim Seni Banda Aceh,
mendapatkan sambutan besar dari warga dan turis Singapura dalam even
Enchanting Indonesia 2011 di Orchad Road Singapura. Sajian tarian
tradisional Aceh yang tak lain bagian dari promosi Visit Banda Aceh
Years 2011 di level
Andi Mallarangeng : Anak Saya Belajar SamanJakarta - Saman merupakan tarian yang sudah mewabah di Indonesia dan
terkenal di dunia. Penyebaran saman dari Gayo Lues berbanding lurus
dengan penyebaran mi aceh di Jakarta. Dua produk budaya asal Aceh ini
benar-benar merajai ibu kota. “Bahkan anak saya di sekolah mengikuti
kegiatan e
Rapai Anti Korupsi Goyang BireuenBireuen- Pagelaran seni rapai anti korupsi kembali digelar oleh
Gabungan Solidaritas Anti Korupsi (GaSAK) Bireuen, kegiatan yang
dilangsungkan dialun-alun kota tersebut mempertemukan dua tim rapai
yaitu Rincong Aceh dan Burak Terbang, Sabtu (25/6) atau lebih tepatnya
disebut malam Minggu sekitar
Bireuen Lam PuisiPenyair Aceh yang didatangkan dari Jakarta, Fikar W.Eda, tampil di Bireuen dalam pergelaran baca puisi yang diselenggarakan Ceurana Institute-Aceh Bireuen. Pergelaran yang berlangsung di Beng Kupi Kafe, Rabu (6/4) sekira pukul 21.00 hingga Pukul 24.00 WIB, dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh ma
Visit Banda Aceh Year 2011 Kurang Promosi?Selanjutnya, Festival Kebudayaan Aceh bertaraf internasional juga bisa
digelar, dengan cara yang ekonomis tentu saja, kiatnya dapat ditempuh
melalui kerjasama dengan berbagai organisasi mahasiswa Aceh yang berada
di berbagai penjuru dunia.
Putro Phang Bertemu Cucu Sultan AcehTunku Puan Azizah permaisuri putra mahkota Pahang Darul Makmur
Malaysiamengadakan silaturahmi dengan Tuanku Raja Yusuf bin Tuanku Raja
Ibrahim bin Sultan Muhammad Daudsyah, di Hotel Hermes Palace pada
tangga 31 Maret guna mengeratkan hubungan antara dua keluarga k
Pengurus Garie Awak Awai Berkongres di JogyakartaBanda Aceh - Sebanyak 30 ontelis, pengguna dan pencinta sepeda tua Aceh
hari ini Jumat (25/2) melalui bandara Sultan Iskandar Muda Aceh Besar ke
Jogjakarta guna mengikuti Kongres II Komunitas Sepeda Tua Indonesia
(Kosti). Kongres bertema "Mensinergikan Semangat Persaudaraan Ontelis
Indonesia
Masyarakat Kurang Menghargai MukimGuru besar IAIN Ar-Raniry Banda Aceh Prof Syahrizal Abbas menilai, keberadaan perangkat mukim di zaman kesultanan Aceh memberikan pengaruh yang besar dalam pembangunan. Kini, masyarakat kurang menghargai lembaga pemerintahan adat tersebut.
Australia Tawarkan Pertukaran Pemuda MuslimJakarta - Kedutaan Besar Australia membuka pendaftaran untuk Program
Pertukaran tokoh muda Muslim Australia-Indonesia 2011. Tokoh Muslim muda
kaliber-tinggi didorong untuk mendaftar program antar-agama bilateral
yang prestisius ini dan menjadi duta besar internasional untuk Islam
Indonesia.
Kapal Pesiar Clipper Odyssey Singgahi Ulee LheueBanda Aceh - Kapal pesiar MV Clipper Odyssey asal Miami Amerika Serikat, berpenumpang 250 orang dari berbagai negara, tiba di Banda Aceh, Senin (10/1). Kapal ini melepas sauh di sekitar perairan yang berdekatan dengan pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh sekitar pukul 07.00 WIB.
Intip Meunasah Aceh di Stockholm“Meunasah kita ini harga sewanya kalau di kurskan setara dengan Rp 75
juta per tahun atau sama dengan sewa rumah yang ditempati Almarhum Tgk
Hasan Tiro di Lamteumen, Banda Aceh" ujar Yusuf Daud salah seorang
senior warga Aceh di Swedia.
« 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 »
Komentar Anda