TGJ
Search all of tgj.co.id :
BERANDA » Pendidikan » Siswa MAN Bireuen Harus Mampu Baca Al Qur'an

Siswa MAN Bireuen Harus Mampu Baca Al Qur'an
Zulhelmi I The Globe Journal | Senin, 05 Juli 2010
Bireuen - Penerimaan siswa baru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bireuen mulai diperketat. Selain harus mengikuti test secara tulisan, para calon siswa baru juga diuji kemampuan membaca Al Qur'an dan kemampuan menulis Bahasa Arab.

Kepala MAN Bireuen, Drs. Al Ghazali, M.Pd didampingi Ketua Seleksi Calon Siswa Baru, Dra. Ishati kepada sejumlah wartawan di sela-sela acara test kompetensi calon siswa itu  mengatakan, sejumlah materi yang di uji lainnya yakni, Bahasa Inggris, Matematika, Bahasa Indonesia, dan pengetahuan umum.

“Ini kita lakukan untuk meningkatkan kualitas anak didik, kita tidak mengejar kuantitas, tapi kita ingin kualitas,” ucap Al Ghazali seraya menambahkan,dengan seleksi yang ketat terbukti anak-anak lulus pada Ujian Nasional (UN) 100 persen.           

Jumlah calon siswa baru yang mendaftar di MAN Bireuen, juga berhasil menggaet Juara III  Olimpiade Fisika se-Kabupaten Bireuen 2010 itu mencapai 200 orang lebih. Namun, daya tampung sekolah hanya 165 siswa yang dibagi dalam lima lokal, dimana masing-masing lokal diisi 32 siswa.

 “32 siswa per lokal itu adalah jumlah yang paling efektif dalam proses belajar mengajar sebagaimana yang diatur oleh Dinas Pendidikan. Jadi anak-anak dapat menyerap pelajaran dengan baik, dan guru mengajar juga lebih mudah,” terangnya.           

Lebih jauh dikatakannya,keterbatasan daya tampung ini dikarenakan terbatasnya jumlah lokal yang dimiliki saat ini. “ Ada dua lokal baru yang sedang di bangun, satu akan digunakan untuk belajar kelas II, dan satu untuk kelas I,” ucap Al Ghazali seraya menyebutkan, pada tahun 2010 Pramuka MAN Bireuen juga berhasil meraih juara II lomba Kaligrafi untuk putra dan putri.


Baca Juga :





Komentar Anda
World Interest Rates
Close