
Suraybaya - Hari ini, Rabu (23/6/2010), merupakan batas terakhir pendaftaran Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) di Surabaya, Jawa Timur. Para calon wali murid SMA RSBI perlu menyiapkan dana jutaan rupiah untuk biaya pendidikan anak-anaknya yang ingin masuk ke sekolah berstatus RSBI tersebut.
Secara terang-terangan, Kepala Dinas Pendidikan Surabaya Sahudi, bahkan membolehkan adanya pungutan bagi siswa SMA RSBI. “Untuk SMP dan SMK RSBI kami pastikan tidak ada pungutan sepeser pun. Tetapi, untuk SMA RSBI kami serahkan kepada pihak sekolah untuk membicarakannya dengan orangtua. Masak, kalau ada yang membantu ditolak,” ujar Sahudi kepada media, Selasa (22/6).
Pada 2009 lalu, siswa SMA RSBI dikenai pungutan SPP sebesar antara Rp 300.000 sampai Rp 400.000 per bulan. Tahun ini, rencananya akan ada tambahan pungutan selain SPP, yaitu antara lain pungutan investasi pendidikan untuk menunjang program sekolah. Batasan uang investasi ini diserahkan kepada masing-masing sekolah.
Sahudi mengaku tidak perlu membuat regulasi besar pungutan, meski sebelumnya pihak Kementerian Pendidikan meminta pungutan dari orangtua siswa perlu didasari aturan seperti perda. (MNA-KOMPAS)