
Banda Aceh - Sebanyak 2.001 peserta tes Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNM-PTN) tahun ajaran 2010/2011, dinyatakan berhasil lulus dan diterima sebagai calon mahasiswa baru di Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh, sementara di Universitas Malikussaleh (Unimal) Lhokseumawe sebanyak 950 orang.
Hasil lengkap pengumuman kelulusan SNM-PTN tersebut disiarkan melalui laman (website) www. unsyiah.ac.id mulai pukul 00.00 WIB, Sabtu (17/7) serta website resmi SNM-PTN, yaitu, www.snmptn.ac.id.
Jumlah yang diterima di Unsyiah tahun ini meningkat drastis dari formasi yang tersedia sebelumnya hanya 1.420 orang, dengan jumlah peserta yang ikut tes ujian tulis sebanyak 11.000 orang lebih.
"Penerimaan mahasiswa baru tahun ini melalui SNMPTN meningkat dibanding tahun lalu maupun dari formasi yang ditetapkan. Yang lulus di Unsyiah tahun ini sebanyak 2.001 orang untuk 45 program studi (Prodi) yang ada di Unsyiah," ujar Ketua Panitia Pelaksana Lokal (PPL) SNMPTN 2010 Banda Aceh, Prof Dr Ir Samsul Rizal M.Eng didampingi Kepala Humas Unsyiah, Drs Wahab Abdi M.Si kepada wartawan, Jumat (16/7) sore.
Tidak Mendaftar Ulang
Dijelaskan, meningkatnya jumlah yang diterima melalui SNMPTN tahun ini disebabkan beberapa hal, di antaranya karena 300 orang lebih yang lulus melalui Ujian Masuk Bersama Perguruan Tinggi Negeri (UMB-PTN) beberapa waktu lalu, tidak mendaftar ulang.
Yang diterima di Unsyiah melalui SNMPTN tahun ini sebanyak 2.001 orang, baik yang ikut tes di Unsyiah maupun 56 PTN lainnya. Kemarin yang lulus UMB di Unsyiah tidak mendaftar ulang mencapai ratusan orang, mungkin karena bukan pilihan utama. Agar tidak kosong makanya ditambah lagi formasi di SNMPTN.
Samsul Rizal yang juga Pembantu Rektor (PR) I Unsyiah ini lebihj jauh mengungkapkan, berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan panitia pusat di Jakarta, ditemukan 20 persen yang tidak lulus di Unsyiah dari jumlah peserta tes, karena terindikasi kuat terjadinya kecurangan. Sementara secara nasional 17 persen.
"Setidaknya ada enam item kecurangan yang berhasil dideteksi, di antaranya jawaban salah yang sama, kecurangan saat tes, sama identitas, tidak isi identitas dan kode naskah salah tidak diproses," sebutnya.
Menyangkut dengan jadwal pendaftaran ulang mahasiswa baru jalur SNMPTN di Unsyiah, disebutkan dimulai Senin (26/7) hingga Jumat (30/7) pukul 08.00 -15.00 WIB di Kampus Unsyiah dan harus dilakukan oleh peserta bersangkutan, tidak boleh diwakili.
"Seluruh kegiatan pendaftaran ulang berlangsung di kampus Unsyiah seperti tes kesehatan/narkoba, membayar biaya pendidikan dan isi biodata secara online," ujarnya. (MNA-ANALISA)