BERANDA » Opini » SBY Diharapkan Tegakkan Kemerdekaan Pers
SBY Diharapkan Tegakkan Kemerdekaan Pers
Yuli Rahmad | The Globe Journal | Senin, 27 Juli 2009
Banda Aceh — Pelaku media Aceh Yarmen Dinamika menilai kemenangan pasangan SBY-Boediono memberikan angin segar bagi perdamaian Aceh. Tidak saja itu, sosok SBY juga memberikan kemerdekan terhadap pers.
Hal itu dikatakan Yarmen dalam Editorial Meeting berkenaan dengan kemenangan SBY dalam Pilpres yang diadakan oleh AJI Banda Aceh dan Katahati Institute di Rodya Café, Senin (27/7).
Menurut Yarmen konflik yang melanda Aceh telah membatasi konsep penyajian informasi kepada masyarakat. Saat itu, tidak semua informasi bisa disajikan kepada masyarakat secara berimbang. Hal itu karena adanya tekanan dari dua belah pihak yang bertikai.
Oleh karena itu, peran pers saat itu sangat sensitif sehingga wartawan, termasuk pemilik media menjadi kalangan yang paling rentan. Sekarang, masa itu sudah terlewati. Perdamaian yang telah dikecap masyarakat Aceh juga seiring dengan lahirnya kembali kebebasan pers meski tidak sepenuhnya dijalankan oleh pelaksana negara.
“Kendati demikian, kalangan wartawan tetap harus menjunjung konsep-konsep jurnalisme damai. Pasalnya, keberadaan pers jelas sangat mempengaruhi kebijakan dan arah pembangunan masa depan Aceh.”harapnya.
Sementara itu, ketua AJI Banda Aceh Mukhtaruddin Yacob menambahkan, penerapan jurnalisme tidak saja berbasis perdamaian melainkan juga termasuk jurnalisme empati. Disini, selain pemberitaan yang disajikan dapat meredam konflik, diharapkan pemberitaan dapat mengikat empati masyarakat terhadap korban permasalahan tertentu.
“Nah berkaitan dengan kemenangan SBY, meski SBY mengaku akan menjamin kelangsungan damai Aceh dan kemerdekaan pers, wartawan tetap harus mengawal pemerintahan SBY-Boediono,” ungkap Mukhtar.(002)
Baca Juga :
Gubernur 'Aceh' Transisi
Dibalik Ide Over Populasi dan Pembatasan Keturunan
'Seksinya' Pilkada Aceh
Kapan PT. PIM Sadar ?
Pesan Bagi Pasangan Muda, Kenapa Harus ASI?
Komentar Anda