BERANDA » Opini
Menagih yang Tersisa Dari TsunamiBila Aceh bisa menikmati damai sekarang karena bencana tsunami, maka
menuntaskan persoalan-persoalan berkaitan dengan tsunami adalah
realisasi sebuah doa. Memastikan penyelesaian soal aset masuk dalam
agenda kerja calon-calon gubernur dan wakil gubernur Aceh dalam pilkada
2012 sebagai batu p
Punk Juga ManusiaJadi, punk bukanlah segerombolan penjahat yang harus ditumpaskan oleh
rezim. Penangkapan punk ditaman budaya sebuah tindakan melawan hukum
dan ilegal, karena mereka sejauh ini tidak melanggar hukum dan tidak
terlibat kekerasan. Kalaupun ada diantara mereka yang melanggar tindak
pidana atau terli
Hilang Tulisan Kritis di Media Aceh Suara lantang menggetarkan kekuasaan tidak pernah terdengar lagi saat
ini. Tulisan — tulisan tajam mengkritisi pemerintah di media cetak dan
elektronik juga tak pernah muncul. Hanya yang muncul pernyataan —
pernyataan politik kekuasaan, itupun sangat jarang bisa terdengar.
Ketika Tahta Telah Menggoda
Kekerasan di Negeri BersyariatSelama 2010, ada 41 kasus kekerasan terhadap perempuan yang ditangani
oleh LBH APIk dan 15 kasus yang ditangani oleh KKTGA. Polda Aceh
membeberkan terdapat 146 kasus kekerasan yang dialami perempuan, 178
kasus anak-anak, dan 3 kasus trafficking
Tidak Persuasif Komunikasi Pangdam IMSaya mengusulkan agar komunikasi kepada publik yang berkaitan
masalah-masalah kesipilan cukup melalui satu pintu saja yakni
kepolisian.
Hilangnya Oposisi di AcehOposisi merupakan sebagai penyeimbang penguasa dalam menjalankan roda
pemerintahannya. Para analis politik seperti Dahl, Lonescu, dan
Madaraiga berpendapat bahwa hadir tidaknya oposisi menentukan apakah
suatu Negara itu Liberal atau Diktator.
NKRI Didirikan di Atas Konsep Salah [Pidato Milad AM ke 35 di Swedia]Negara Kesatuan Republik Indonesia yang anda diami sekarang ini
didirikan atas konsep yang salah. Konsep kelanjutan penjajahan Hindia
Belanda atas bangsa-bangsa melayu nusantara.
Indonesia dibentuk atas dasar penyatuan negara-negara atau
kerajaan-kerajaan di Asia Tenggara yang telah ditak
Adakah Konflik Regulasi Pemilukada Aceh? [Bagian 5]Penyelesaian Sengketa Pemilukada di Aceh
Kewenangan di bidang kekuasaan kehakiman merupakan kewenangan
Pemerintah Republik Indonesia sesuai dengan konstitusi. Hal yang sama
juga dinyatakan dalam butir 1.1.2 huruf (a) MoU Helsinki bahwa Aceh
akan melaksanakan kewenangan dalam semua sektor publik
Adakah Konflik Regulasi Pemilukada Aceh? [Bagian 4]Bahwa KIP Aceh merupakan bagian dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang
diberi wewenang oleh UU 11/2006 untuk menyelenggarakan pemilihan umum
termasuk di dalamnya pemilihan gubernur/wakil gubernur, bupati/wakil
bupati, dan walikota/wakil walikota
Adakah Konflik Regulasi Pemilukada Aceh? [Bagian 3]Mahkamah Konstitusi memiliki kewenangan antara lain untuk menguji
undang-undang terhadap UUD. Sehingga berdasarkan hasil pengujian
tersebut, MK berwenang membatalkan ketentuan, ayat, pasal, bab, dari
suatu undang-undang. Bahkan satu undang-undang pun boleh dibatalkan
oleh MK. Mekanisme ini adala
Adakah Konflik Regulasi Pemilukada Aceh? [Bagian 2]Benarkah Konflik Regulasi ?
Terus terang, terminologi “konflik regulasi” lahir begitu saja dalam
ranah publik, tanpa kajian ilmiah yang memadai. Lalu kemudian, istilah
ini dan bersamaan dengan istilah “cooling down” menjadi populer berkat
ekspose media. Kedua istilah ini lahir spontan, beg
Adakah Konflik Regulasi Pemilukada Aceh? [Bagian 1]Fakta bahwa memasuki awal hingga menjelang akhir tahun 2011, energi
elite pimpinan Aceh, baik yang berada dalam lembaga legislatif maupun
eksekutif, banyak tercurah pikirannya untuk urusan yang berkaitan
dengan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Aceh.
Melawan Tabiat Hedonis dengan Sifat Sederhanabudaya hedonis ini ternyata berawal dari ketidaksiapan mereka untuk hidup dalam kesederhanaan. Mereka tidak siap mengukir sejarah perubahan bangsa saat mereka menjadi pemimpin karena jebakan tabiat hedonis. Faktanya, rata-rata elit politik dan birokrat di negeri ini sebelumnya adalah para aktivis ya
Studi Banding Butuh TandingStudi banding yang dilakukan oleh anggota dewan itu semuanya dibiayai
negara, mulai dari tiket, akomodasi, konsumsi hingga uang saku
masing-masing anggota pansus. Biaya yang dikeluarkan sangat besar.
Andaikan kegiatan itu berguna untuk kemaslahatan hidup semua masyarakat
Aceh tentu kita semu
Penggranat Seuramoe Irwandi Kontra PerdamaianJangan giring konflik elit di tengah — tengah masyarakat yang sudah
nyaman dengan kondisi Aceh saat ini. Bila anda ( elit politik ) sedang
berkonflik kepentingan merebut kekuasaan, biarkan anda sendiri yang
berkonflilk, jangan libatkan masyarakat di dalamnya.
MK dan Konstelasi Politik AcehSekali lagi PA sebagai kekuatan dominasi harus dicarikan solusi
mengatasi kebuntuhan keinginan PA. Jikalau tidak dilaksanakan, menurut
saya ada skenario besar ingin menurunkan kekuatan partai lokal untuk
tidak berkembang pada pemilu 2014.
Pariwisata Aceh Vs Syariat Islam, Ada Solusinya?Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh sejak Februari 2011 telah meluncurkan
program Visit Banda Aceh Year 2011 sebagai tahun kunjungan pariwisata
di Banda Aceh. Berbagai program, event dan promosi dilakoni guna
menyukseskan gawean ini. Program-program acara di TVRI Aceh, Kutaradja
TV dan Aceh T
Putusan MK : Kau yang Memulai, Kau yang MengakhiriSaya menyerukan agar semua rakyat Aceh menerima putusan tsb sebagai
suatu keharusan warga negara. Terhadap case in concreto tsb saya
menilai putusan MK tadi dapat memberikan kepastian, kemanfaatan,
keadilan, dan keberlanjutan dari putusan yang lalu.
Opium Politik untuk KandidatPelaku ini sebenarnya mereka yang melacurkan diri atau dalam istilah
lain ”broken politik” untuk mengeruk keuntungan sesaat. Penyuntik opium
politik ini hanya mempergunakan kebegokan seseorang untuk kepentingan
pribadinya. Sehingga banyak kandidat akan melambung tinggi mendengar
janji-janji mani
« 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 »
Komentar Anda