TGJ
Search all of tgj.co.id :
BERANDA » Olahraga » Kontingen Tuan Rumah Tarik Diri, Porprov Aceh Terancam Gagal

Kontingen Tuan Rumah Tarik Diri, Porprov Aceh Terancam Gagal
Zulhelmi I The Globe Journal | Jum`at, 21 Mai 2010
Bireuen - Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Aceh ke-XI yang akan digelar di Kota Bireuen pada Juli 2010 terancam batal, akibat mundurnya kontingen tuan rumah sebagai peserta. Kontingen Bireuen telah mebuat kesepakatan menarik diri kepada panitia teknis perhelatan akbar itu.

Dari 30 cabang olah raga (cabor) kontingen tuan rumah yang sedianya mengikuti 29 cabor yang dipertandingkan dalam Porprov, memastikan diri mundur setelah KONI setempat, Kamis (20/5) malam mengumumkan pernyataan Pemkab dan DPRK Bireuen yang hanya mampu mengalokasi dana Rp1 miliar untuk seluruh kebutuhan para atlet, termasuk persiapan fasilitas tanding.

Beberapa hari sebelumnya, yang difasilitasi pengurus KONI Bireuen, perwakilan 29 cabor tuan rumah peserta Porprov XI, melakukan audiensi dengan bupati dan pimpinan DPRK setempat dengan agenda mengajukan permintaan penambahan anggaran dalam jumlah yang realistis.

Dari pertemuan itu seluruh cabor sepakat tidak mungkin berkompetisi dalam even Porprov bila Pemkab Bireuen hanya mengalokasikan dana Rp1 miliar bagi kebutuhan kontingen tuan rumah. Rilnya, jumlah tersebut  hanya cukup untuk membiayai dua tahapan pemusatan latihan yang telah intens sejak akhir 2009.

Dalam pertemuan di Kantor KONI Kamis malam, selain menyampaikan pernyataan mundur secara aklamasi, pengurus ke 29 cabor tuan rumah, keesokan harinya juga menyampaikan pernyataan secara tertulis yang dialamatkan kepada Ketua KONI Bireuen, terkait penarikan diri mereka sebagai peserta sekaligus dari unsur panitia teknis Porprov XI.

Begitu pun, berdasarkan hasil kesepakatan bersama seluruh pengurus cabor yang dialamatkan kepada KONI Bireuen, kontingen tuan rumah siap menarik kembali pernyataan pengunduran diri jika dalam waktu empat hari sejak jumat (21/5) Pemkab Bireuen bersedia melunak untuk menambah anggaran yang sesuai dengan peruntukkan kebutuhan atlet dan official.

Berdasarkan  kesepakatan bersama, para insan olahraga di kota juang menyampaikan angka real keputusan estimasi anggaran bagi ke 29 cabor, di mana dari sekitar Rp5,2 miliar kebutuhan yang diajukan, Pemkab Bireuen harus mengalokasi dana sedikitnya Rp4 miliar.

Sejumlah pengurus cabor menyatakan, jika merujuk dari ploting anggaran sejumlah kabupaten/kota lain peserta Porprov Aceh ke XI, dengan dana Rp1 miliar, Bireuen masih menempati urutan yang paling minim.

Dari catatan KONI Bireuen, Kota Langsa yang akan menurunkan 27 cabor mendapat proyeksi anggaran Rp3,5 miliar. Aceh Besar dengan 20 cabor didanai Rp1,2 mliar, dan Kota Sabang dengan keikutsertaan 23 cabor dengan dana sebesar Rp1,5 miliar.

Selanjutnya,  Pidie Jaya yang mengikuti 23 cabor dengan dana Rp1,8 miliar, Aceh Tamiang Rp2,3 miliar, Kota Lhokseumawe yang diperkirakan tidak tampil di semua cabang didanai Rp2,6 miliar. Kabupaten Abdya yang hanya mengutus 9 cabor, dengan mengalokasikannya dana Rp900 juta.

"Jika Rp1 miliar, maka tiap cabang olahraga tuan rumah hanya mendapat bagian rata-rata Rp30 juta. Artinya, jangankan membiayai kompetisi para atlet pada saat Porprov nanti, buat menutupi kebutuhan TC jalan dan TC penuh saja tidak cukup," kata Joniful Bahri, pengurus Pertina Bireuen.

Sebut Joni, minimnya perhatian Pemkab Bireuen kepada sektor olahraga, semakin menguatkan tekad para atlet untuk bertahan hanya sebagai penonton pada even Porprov nanti, atau kemungkinan akan menerima "pinangan" sebagai atlet yang akan memperkuat kabupaten/kota lain.

Sementara ketua KONI Bireuen, Drs H Ridwan Khalid yang dihubungi sejumlah wartawan membenarkan laporan penarikan diri seluruh cabor kontingen tuan rumah sebagai peserta sekaligus dalam tim teknis Porprov XI yang diakibatkan oleh ketidakcukupan dana.

"Ini keputusan bersama seluruh pengurus cabor di Bireuen. Prinsipnya, KONI hanya mengakomodir keputusan mereka dan kami akan kembali melakukan negosiasi dengan bupati dan pimpinan dewan dengan harapan Porprov XI di Bireuen dapat berlangsung sukses," sebut  Ridwan.


Baca Juga :





Komentar Anda
World Interest Rates
Close