TGJ
Search all of tgj.co.id :
BERANDA » Olahraga » Hilang Trauma, Atlet Aceh di Paraguay Diharap Pulang Sejenak

Hilang Trauma, Atlet Aceh di Paraguay Diharap Pulang Sejenak
Bahriar Syah | The Globe Journal | Sabtu, 05 Desember 2009
 Banda Aceh - Para orangtua dan wali murid meminta Pemerintah Aceh terutama gubernur agar tim sepakbola junior yang kini sedang belajar di Paraguay dipulangkan sementara untuk memulihkan trauma yang mereka alami selama ini.

“Demi kepuasan batin kami, mohon dalam tahun 2010 agar keluarga dan anak-anak kami dapat pulang sebentar ke Aceh. Apabila mungkin, dalam bulan Januari atau Februari 2010 atau bertepatan dengan libur sekolah,” kata Asri Sulaiman, mewakili para orang tua dan wali tim junior Aceh ketika bertemu dengan Tim yang dipimpin Sofyan Dawood di Banda Aceh, Sabtu (5/12).

 Tim ini merupakan bentukan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf yang telah berangkat ke Paraguay pada 14 November lalu menyelesaikan persoalan yang menimpa tim junior Aceh. Asri menyatakan, dari laporan yang mereka terima bahwa empat guru pendamping yang bersama-sama para atlit Aceh di Paraguay, semuanya cukup baik. ”Karena itu, kami juga menyarankan agar mereka jangan diganti kecuali atas permintaan sendiri dan kami mohon dipikirkan agar dalam tahun 2010 ini mereka bisa jadi CPNS,” ujarnya.

Kecuali itu itu, harap Asri, untuk lebih hemat dan lebih terkoordinasinya anak-anak dalam hal penerimaan dan pengeluaran keuangan, agar setiap atlet dibuatkan kartu ATM. ”Karena jika orangtua di sini yang mau kirim uang harus melalui Western Union, biayanya sangat mahal,” keluh Asri.

Kemudian, menyangkut masalah perlengkapan, Asri berpendapat, agar pengadaannya sesuai permintaan para atlet, agar merek lebih termotivasi dan lebih serius dalam mengikuti latihan dan lebih semangat dalam bertanding.

Ketua Tim Sofyan Dawood mengatakan, secara umum kondisi para atlet asal Aceh di Paraguay telah membaik. ”Di sana kami bertemu dengan mereka langsung, dan kurang lebih kami disana selama dua minggu. Saat Hari Raya Idul Adha, kami juga menyembelih satu ekor kambing,” ujar Sofyan.

Mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Pasee ini menuturkan, meskipun ada sejumlah permasalahan yang harus segera diselesaikan, namun ke depannya dirasakan kondisi para atlet ini akan lebih baik lagi. ”Kami juga sudah sampaikan pada mereka (atlet, red) jika ada keluhan-keluhan agar bisa disampaikan melalui guru pendampingnya,” kata Sofyan.[003]



Baca Juga :





Komentar Anda
World Interest Rates
Close