BERANDA » Lingkungan Hidup » Seulawah Agam Rawan Meletus
Seulawah Agam Rawan Meletus
Zal | The Globe Journal | Jum`at, 03 September 2010
Banda Aceh - Status Gunung Seulawah Agam di Aceh Besar dinaikkan dari normal menjadi waspada.
"Ada peningkatan aktivitas vulkanik, terutama kegempaan, di Gunung Seulawah Agam sehingga statusnya dinaikkan dari normal ke waspada," kata Kepala Bidang Pengamatan Gunung Api Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Kamis (2/9/2010).
Menyusul peningkatan status gunung api itu, masyarakat di sekitar kawasan Gunung Selawah Agam dilarang mendekat dalam radius 3 kilometer dari bibit kawah aktif. Hendrasto menyebutkan, Gunung Seulawah Agam adalah salah satu dari tiga gunung api strato aktif tipe A di Aceh. "Masa istirahat terpendek dari Gunung Seulawah Agam adalah 136 tahun dan terpanjang 239 tahun. Erupsi terakhir terjadi di kawah parasit pada 12-13 Januari 1839, di kawah Heutz berupa erupsi freatik," katanya sebagaimana dikutip dari kompas.com
Pada Agustus 2010, gempa vulkanik dalam terekam sebanyak 80 kali atau rata-rata per hari 3-4 kali kejadian. Gempa tektonik jauh terekam 40 kali atau 1-2 kejadian per hari. "Secara umum, pengamatan visual gunung itu tidak signifikan dan tertutup kabut. Namun, dari data kegempaannya, secara fluktuatif, mengalami kecenderungan peningkatan aktivitas vulkanik," kata Hendrasto.
Gunung Seulawah merupakan gunung pertama di Aceh yang mengalami peningkatan aktivitas minimal dalam sepuluh tahun terakhir. Selain peningkatan status pada Gunung Seulawah Agam PVMBG secara intensif juga masih mengamati Gunung Sinabung di Sumut yang saat ini berstatus awas (level IV) dan Gunung Ibu di Halmahera Barat yang berstatus siaga (level III). (003)
Baca Juga :
Tujuh Lahan Basah Aceh Ini Harus Diperhatikan
Lahan Basah Itu Sumber Pariwisata Aceh, Kata KuALA
Wagub Aceh Minta Dibentuk Green Peace Journalism
Nazar Akui Pemerintah Aceh Salah Soal Kerusakan Rawa Gambut
UNDP Adakan Simulasi Penanganan Bencana di Jalan Medan - Banda Aceh
Komentar Anda