
akengen - Puluhan mahasiswa pecinta alam (Mapala) Aceh membersihkan Danau Laut Tawar di Kecamatan Luttawar, Kabupaten Aceh Tengah, hari ini, agar objek wisata andalan di daerah berhawa dingin itu tetap lestari dan indah.
Koordinator lapangan Irwandi di lokasi danau yang berjarak sekitar 5 Km dari Takengon itu menyatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk partisipasi aktivis lingkungan terhadap kebersihan Danau Laut Tawar.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari temu wicara mahasiswa pecinta alam Aceh yang berlangsung di Kampus Universitas Gajah Putih Takengon. Temu wicara tersebut diikuti mahasiswa dari 19 PTN dan PTS.
"Kini danau dipenuhi sampah sehingga menjadi lebih dangkal akibat sedimentasi. Untuk itu perlu digalakkan upaya pembersihan danau dari sampah plastik dan lainnya," kata Irwandi.
Irwandi berharap, kegiatan membersihkan sampah di danau itu akan menjadi agenda tetap, bukan saja dilakukan oleh mahasiswa pecinta alam, tapi juga oleh masyarakat dan Pemkab setempat.
Selain temu wicara dan membersihkan sampah dari DAS Pesangan di sekitar danau juga dilakukan penanaman 1.000 pohon di Kampung Suku Rawe Kecamatan Luttawar.
"Penanaman pohon dilakukan oleh jajaran Pemkab Aceh Tengah, mahasiswa dan masyarakat sebagai upaya pelestarian danau," jelas Irwandi.
Sebelumnya, Rektor Universitas Gajah Putih Syukur Kobat mendesak dibentuknya Badan Pengelola Danau untuk menyelamatkan Danau Laut Tawar dari kerusakan lingkungan akibat berbagai kepentingan.(MNA-WASPADA)