BERANDA » Kesehatan » Lamteuba Pilot Project Eliminasi Malaria Aceh
Lamteuba Pilot Project Eliminasi Malaria Aceh
Bahriar Syah | The Globe Journal | Selasa, 22 Juni 2010
Aceh Besar — Kawasan Kemukiman Lamteuba, Kecamatan Seulimuem, Aceh Besar ditetapkan sebagai Pilot Project pencanangan program Eliminasi Malaria menuju Aceh Bebas Malaria tahun 2015.
Pencanangan tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Aceh Irwandi Yusuf di Puskesmas Arafat Gampong Blang Tingkeum, Lamteuba, Selasa (22/6).
Menurut Gubernur, program eliminasi malaria di Aceh bertemakan ‘Beudoh Beusaree, Malaria Ta Peu Abeh’ (bangkit bersama memberantas malaria, red).
“Kawasan Lamteuba dipilih karena semangat masyarakatnya yang giat dalam memberantas penyakit menular seperti malaria. Berkat dukungan masyarakat pula, pihak Puskesmas bisa meminimalkan kasus malaria hingga 0,0 sekian persen dalam beberapa bulan terakhir,” ujar Irwandi Yusuf.
Irwandi menyebutkan, malaria hingga saat ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang berpengaruh pada angka kesakitan bahkan kematian bayi, anak balita dan ibu hamil.
“Oleh karenanya, malaria harus dibasmi sampai titik eliminasi yaitu kondisi dimana tidak terjadi lagi penularan pada penduduk setempat,” jelas Irwandi.
Kecuali itu, Irwandi mengutarakan, program ini dilakukan sebagai wujud komitmen pemerintah dalam mendukung pencapaian sasaran rencanan pembangunan jangka menengah nasional 2010-2014, Rencanan strategis Kementrian Kesehatan 2010-2014 dan Millenium Development Goals (MDGs).
“Melalui berbagai upaya yang telah, sedang, dan akan dilakukan ini kita harapkan nantinya tidak ada lagi penularan pada penduduk setempat di Aceh pada tahun 2015,” imbuh Gubernur.
Sementara itu, Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan Chandra Yoga Aditama menyebutkan, laporan WHO bahwa penderita malaria di dunia yang tercatat sampai dengan tahun 2007 berjumlah 500 juta orang dan yang meninggal tercatat sebanyak satu juta orang.
Di Indonesia sendiri, kata Chandra, terdapat 424 kabupaten endemis malaria dari 576 kabupaten kota
atau sekitar 80 persen.
“Program eliminasi ini dilaksanakan secara bertahap, dan untuk Indonesia sendiri kita targetkan tahun 2030 semua wilayah terbebas dari malaria. Sementara untuk Aceh sendiri merupakan yang terdepan di Indonesia dalam program ini dan kita harapkan menjadi contoh bagi daerah lain,” harap dia.
Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Kesehatan Aceh, dr M Yani MKes menyampaikan bahwa pencanangan program ini juga disertai dengan pengobatan massal, pemeriksaan darah gratis, konsultasi dengan dokter spesialis serta sunatan missal bagi 200 orang anak di kemukiman Lamteuba. (MNA)
Baca Juga :
Buah dan Sayur Jurus Sehat Lawan Cuaca Ekstrim
Ancaman DBD di Aceh, Waspadalah!
Kamar Biologis Untuk Napi Bakal Terealisasi
Lia Butuh Ginjal
Mahasiswa dan Pemuda Aceh Gelar Pengobatan Gratis di Jakarta
Komentar Anda