
Banda Aceh - Aceh menjadi tuan rumah Konferensi Nasional Kesehatan Jiwa Islami II yang akan diikuti para medis dan dokter spesialis dari seluruh Indonesia pada 29-31 Juli 2010.
Ketua pelaksana konferensi dr Syahrial SpKj, di Banda Aceh, Minggu (13/6), mengatakan, konferensi tersebut juga turut dihadiri dokter spesialis kesehatan jiwa dari Malaysia dan Brunai Darussalam serta sejumlah negara lainnya.
"Pertemuan ini akan membahas masalah seputar kesehatan jiwa. Kegiatan ini juga akan merangkum perkembangan kesehatan jiwa di seluruh Indonesia," katanya.
Dalam konferensi tersebut juga akan digelar seminar tentang kesehatan jiwa dengan pembicara Prof DR dr Hatta Sharum, dosen dari Universitas Kebangsaan Malaysia.
"Kami menyambut baik partisipasi negara tetangga ini karena konferensi hanya bersifat nasional bukan internasional. Buktinya, Malaysia mengirimkan pembicara dalam kegiatan ini," ujar Syahrial.
Menurut dia, ditunjuknya Provinsi Aceh sebagai penyelenggara konferensi tersebut tidak terlepas dari program bebas pasung yang dicanangkan Pemerintah Aceh pada tahun ini.
Ia menilai konferensi ini dapat menjadi masukan bagi Rumah Sakit Jiwa Banda Aceh dalam menangani pasien, karena banyak hal yang akan dibicarakan dalam konferensi tersebut, khususnya penanganan kesehatan kejiwaan. "Dengan konferensi ini diharapkan akan mampu menghilangkan stigma bahwa rumah sakit jiwa bukan hanya melayani mereka yang kurang waras, tetapi seluruh masyarakat yang merasa mentalnya terganggu," ujar Syahrial.
Kegiatan ini berlangsung atas kerja sama antara Rumah Sakit Jiwa Banda Aceh dan Forum Studi dan Komunikasi Kesehatan Jiwa Islam Indonesia (FSK-KJII) Wilayah Aceh. (MNA-MEDIA INDONESIA)