
Banda Aceh - Palang Merah Indonesia cabang Aceh terus menyosialisasikan donor darah kepada masyarakat. Ini merupakan tindakan antisipasi mengatasi kekurangan stok selama Ramadan dan Idulfitri. Menurut Kepala Cabang PMI Banda Aceh Kamaruzzaman, pihaknya memerlukan 1.000 sampai 1.200 kantung darah. Namun PMI kesulitan memenuhi permintaan yang membludak.
Acara berlangsung Sabtu (24/7), di tempat perbelanjaan, kampus, dan instasi pemerintahan. Bahkan beberapa anak cabang PMI mendatangi warung kopi guna menyadarkan pentingnya donor darah di kalangan masyarakat luas.
Peraturan Gubernur Aceh Juli 2010 menyebutkan, pasien yang dirawat melalui jaminan kesehatan Aceh mesti mendapat stok darah gratis. Sementara yang nonjaminan dipungut Rp 250.000 sebagai pengganti biaya pengolahan darah.(MNA-LIPUTAN6)