
Banda Aceh - Menyusul maraknya suara ledakan petasan (mercon) dalam beberapa hari ini, sejumlah pasien di Rumah Sakit Kesdam Iskandar Muda (RSKIM), Banda Aceh, mengaku kenyamanan mereka mulai terusik. Apalagi, suara ledakan marcon datang dari luar pagar, khususnya pada malam hari dan sangat mengganggu kenyamanan mereka.
"Adik saya yang lagi dirawat di sana karena sakit tipus, sampai-sampai mau menangis waktu ledakan marcon terdengar berkali-kali. Suaranya keras kayak marcon besar," kata Rizal warga asal Kabupaten Pidie Jaya di Banda Aceh, Selasa (7/9).
Menurutnya, suara ledakan marcon sering terdengar pada sore dan malam hari meskipun tidak secara terus menerus dan berasal dari lingkungan luar pekarangan RS.
"Beberapa keluarga pasien lain malah menyumpah serapah waktu suara-suara marcon itu terdengar dari luar. Apa boleh buat, hanya itu yang bisa kita lakukan," ujar Rizal.
Ledakan petasan itu dikhawatirkan sangat berbahaya bagi pasien khususnya yang dirawat karena mengidap penyakit jantung atau serupanya.
"Bisa-bisa kalau jantungnya lemah bisa meninggal mendadak, seharusnya ini cepat dicegah dan diperhatikan oleh semua orang," ujar Rizal sembari meminta pihak terkait bertindak cepat untuk mencegah hal tidak diinginkan terjadi, sehingga RS benar-benar menjadi tempat yang nyaman bagi orang sakit.
"Jika tidak diperhatikan, malam Lebaran nanti pasti akan lebih banyak lagi terdengar ledakan marcon dan makin mengganggu pasien," tukas Rizal.
Maraknya terdengar suara marcon akhir ini dinilai karena makin bebasnya petasan dijual.Pantauan di lapangan, para penjaja petasan semakin banyak menjelang Lebaran. Seperti terlihat di Peunayong, penjual berbagai aneka marcon dan kembang api bebas menjaja dagangannya di pinggir-pinggir jalan, meski pihak keamanan sejak jauh hari melarangnya.(MNA-GLOBAL)