TGJ
Search all of tgj.co.id :
BERANDA » Infotainment » Garuda Rekrut Remaja Aceh Jadi Pramugari

Garuda Rekrut Remaja Aceh Jadi Pramugari
Selasa, 01 Juni 2010

Banda aceh - Generasi muda Provinsi Aceh diberi kesempatan menjadi pramugari reguler perusahaan penerbangan Garuda Indonesia dengan persyaratan mampu berbahasa Inggris secara baik. Demikian kata General Manajer Garuda Aceh, Banjari Suhardi

"Kami akan menerima sekitar 200 calon pramugari reguler yang dapat terbang bersama Garuda Indonesia, baik dalam maupun luar negeri. Banyak generasi muda Aceh berminat menjadi pramugari Garuda Indonesia," katanya kepada pers di Banda Aceh, hari ini.

Sebelumnya, perusahaan penerbangan pertama di negeri ini juga merekrut pramugari untuk mendampingi jamaah haji Aceh yang berangkat ke tanah suci Mekkah pada 2010 dan 29 orang remaja provinsi ujung paling barat di Indonesia itu dipastikan terbang berasama Garuda.

Apa yang dilakukan perusahaan Garuda sejalan dengan sejarah kehadiran dunia penerbangan ini yang dimulai dari Aceh saat saudagar provinsi itu menyumbang dua pesawat "Seulawah RI-001 dan RI-002" untuk mempertahankan kemerdekaan sekitar 1948.

"Ini sebuah sejarah yang menjadi catatan kami dan semua itu diharapkan dapat mengingatkan masyarakat tentang kisah penerbangan di Indonesia. Upaya memberi kesempatan bagi remaja Aceh menjadi pramugari reguler Garuda Indonesia ini sebuah apresiasi terkait sejarah tersebut," katanya.

Bukti sejarah bahwa puluhan saudagar Aceh menyumbang hartanya untuk membeli pesawat sebagai sarana mendukung mempertahankan kemerdekaan RI, yang menjadi cikal bakal perusahaan Garuda Indonesia itu masih dapat dilihat duplikat di lapangan Blang Padang Banda Aceh.

Duplikat pesawat pertama yang dimiliki Indonesia di awal kemerdekaan itu juga terpelihara dengan baik di anjungan "rumoh (rumah) Aceh" Taman Mini Indah Indonesia (TMII) Jakarta. Masyarakat seluruh Indonesia dapat menyaksikan secara dekat duplikan pesawat tersebut, katanya.

Rekrutmen pramugari yang dari provinsi ujung paling barat di Indonesia itu diharapkan, 200 orang, namun mayoritas para calon dinilai kurang mampu berkomunikasi dalam bahasa Inggris dan tidak sedikit diantara mereka yang terpaksa harus menahan karena kurang menguasai bahasa tersebut.
  
“Begitupun, dari sekitar 300-an remaja Aceh yang berminat dan mendaftarkan menjadi calon pramugari reguler Garuda Indonesia diiharapkan dapat terbang bersama pesawat ini sekitar 200 orang setelah sebelum mereka diberi pelatihan terkait tugasnya dalam penerbangan,” jelas Banjari. (MNA-WASPADA)



Baca Juga :





Komentar Anda
World Interest Rates
Close