TGJ
Search all of tgj.co.id :
BERANDA » Hukum » Kandidat Independen, Penentu PM Baru Australia

Kandidat Independen, Penentu PM Baru Australia
Aiyub Syah | The Globe Journal | Jum`at, 27 Agustus 2010
Adelaide -  Pemilu ---- level  federal---- Australia 2010 ini, berlangsung sangat ketat dalam hal pengumpulan jumlah suara untuk menentukan siapa bakal Perdana Menteri (PM) baru Australia yang menang dalam putaran Pemilu saat ini.
 
Perdana Menteri Australia Julia Gillard dari Partai Buruh, pengganti Kevin Ruud, yang mengundurkan diri menjelang masa akhir jabatannya sebagai PM. Kini berada pada posisi fifty-fifty (50:50) untuk bisa tetap memegang tampuk kekuasaannya sebagai PM Australia.
 
Kecuali, jika Julia berhasil menggandeng 4 kandidat independen yang menang dalam Pemilu ini, untuk mau bergabung bersama Partai Buruh membentuk pemerintahan baru. Kans bagi Julia untuk melanjutkan kekuasaannya sebagai PM baru Australia, sangat ditentukan oleh sikap dari para kandidat independen.
 
Julia Gillard mengatakan, kemungkinan besar Partai Buruh maupun koalisi oposisi Liberal Nasional tidak akan memenangkan 76 kursi untuk mendapatakan kemenangan mayoritas dalam Pemilu Federal Australia 2010 ini. Hingga Jum'at (27/8) berdasarkan informasi  yang ditayangkan media ABC Australia, Julia Gillard dari Partai Buruh dan Tony Abbott (Pimpinan Oposisi dari Koalisi Liberal Nasional), berada pada posisi yang seimbang dalam pengumpulan jumlah kursi parlemen (72:72).
 
Seharusnya kedua kandidat PM baru Australia ini, segera meraih 76 kursi parlemen. Agar dapat dinyatakan sebagai PM baru Australia, yang menang dalam putaran pemilu 2010 ini. Oleh karena itulah, kini Perdana Menteri Julia Gillard sangat aktif mengadakan pembicaraan dengan kandidat independen untuk mencoba membentuk sebuah pemerintahan baru----dengan menarik dukungan dari kalangan Kandidat Independen----yang terdiri dari Andrew Wilkie, Rob Oakeshott, Bob Katter dan Tony Windsor.
 
Sementara itu, satu kursi tersisa lagi dimenangkan oleh politisi muda Adam Bandt (kandidat dari Partai Lingkungan, yang memenangkan kursi pemilu untuk wilayah Melbourne). Adam juga mendapat tawaran untuk bergabung ke dalam kubu Julia Gillard atau ke koalisi oposisi Tony Abott.
 
Sejumlah pengamat demokrasi di berbagai kampus di Australia, bahkan memperkirakan dua kandidat PM baru Australia, Julia Gillard dan Tony Abott, bakal berada pada posisi fifty-fifty untuk berhasil meraih dukungan dari kandidat independen di atas. Karena kandidat independen itu, bisa saja suaranya swing (terbang) ke kiri atau swing ke kanan.
 
Menurut Rini mahasiswi Indonesia di Australia kepada media massa (26/8), "Kehadiran kandidat independen yang begitu menentukan dalam Pemilu Australia 2010 ini, membuat situasi demokrasi di Australia semakin sehat. Dan hal ini juga memberikan kesempatan yang lebih baik bagi rakyat yang berada di wilayah pinggiran (pedusunan) terutama sekali, untuk memiliki perwakilan di parlemen yang lebih berkualitas untuk membela aspirasi rakyat." "Mungkin kehadiran kandidat independen di parlemen ini, patut ditiru oleh Indonesia,"tukas Arif, mahasiswa Indonesia di Australia. [003]


Baca Juga :





Komentar Anda
World Interest Rates
Close