BERANDA » Hukum
Polda Aceh Berikan Pengamanan Lebih Bagi Pekerja BangunanBanda Aceh — Para pekerja bangunan dari luar Aceh sudah menjadi target pembunuhan berantai dalam sepekan terakhir di Tanoh Rencong ini. Menanggapi fakta itu, Kepolisian Daerah (Polda) Aceh akan memberikan pengamanan lebih terhadap mereka untuk menghindari pembunuhan brutal yang bisa terjadi di lain
Kapolres Aceh Besar : Penembak Pakai Senjata GenggamMenurut keterangan dari beberapa saksi, Kapolres Aceh Besar menjelaskan pelaku berjumlah dua orang dengan menggunakan sepeda motor bebek. Sampai di lokasi sekitar pukul 19.15 WIB, satu orang pelaku turun ke kamp buruh bangunan toko dan satu lagi menunggu diatas motor.
Kondisi Korban Penembakan Aneuk Galong MembaikTiga pekerja bangunan korban penembakan yang terjadi di Aneuk Galong, Kecamatan Suka Makmur mulai membaik. Setelah kejadian semalam
ketiga korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Zainal Abidin, Banda Aceh dan mendapat perawatan intensif..
Polisi Tidak Temukan Korban Penembakan Panton LabuPolisi yang menyelidiki laporan masyarakat mengenai adanya suara letusan
senjata api tidak menemukan adanya korban ataupun bukti-bukti lain.
Suara tembakan yang terdengar sekitar pukul 23.45 WIB tersebut
mengejutkan warga Desa Lueng Tuha, Jambo Aye, Panton Labu Aceh Utara
yang langsung berha
Korban Tembak di Aceh Besar Dirawat di RSUZABanda Aceh — Korban tembak di Aceh Besar asal Semarang Jawa Tengah sudah mendapatkan bantuan medis di RSUZA. Jika sebelumnya Humas Polda Aceh AKBP Gustav Leo menyebutkan satu diantaranya tewas di tempat, pernyataan itu diperbaharui kembali. Ketiga korban penembakan itu hanya mengalami luka kritis.
Warga Panton Labu Berhamburan Dengar Suara TembakanMasyarakat Aceh Utara sekitar 15 menit lalu, kembali dikejutkan dengan
suara letusan senjata api. Kali ini terjadi di kawasan Desa Lueng Tuha,
Jambo Aye, Panton Labu Aceh Utara. Kamis malam (5/1) warga yang mendengar suara tembakan langsung berhamburan masuk ke rumah.
Lagi, Penembakan Berlanjut ke Aceh BesarRangkaian penembakan warga oleh orang tak dikenal (OTK) di Aceh kembali berlanjut setelah kemarin penembakan terjadi di Banda Aceh, Bireuen, dan Aceh Utara. Malam ini, Rabu (5/1) sebuah timah panas kembali menembus seorang warga di bilangan Aneuk Galong, Kecamatan Suka Makmur Aceh Besar.
Gini Donk, Perantau Boleh Urus e-KTP di Tempat TinggalnyaJakarta — Menteri Dalam Negeri memberikan kemudahan pengurusan e-KTP bagi para perantau yang ada di berbagai daerah. Pengurusan e-KTP para perantau tak mesti harus dilakukan di daerah asal, melainkan bisa dilakukan di daerah mereka tinggal.
Menko Polhukam : Penembakan di Aceh Karena Kecemburuan SosialJakarta — Menko Polhukam Djoko Suyanto menilai penembakan di Aceh hanya berlandaskan kecemburuan sosial antara penduduk lokal Aceh dan pendatang. Pernyataan itu dikeluarkan Djoko lantaran penduduku lokal sebutnya merasa tak diberdayakan dalam berbagai pekerjaan dan program pembangunan daerah.
Pemkab Bireuen Ancam Bubarkan LSM/OrmasKabag Kesbangpol dan Linmas Setdakab Bireuen, Drs Sulaiman Aziz kepada
The Globe Journal, Kamis (5/1) diruang kerjanya mengaku akan menyurati
LSM/Ormas yag belum mendaftar ulang. Ditegaskannya,
apabila setelah disurati tidak juga diindahkan, maka pihaknya akan
memanggil mereka (LSM/Orm
KontraS Aceh: Kekerasan Penegakan Syariat Islam Tertinggi 2011Komisi Untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS) Aceh, mencatat kasus kekerasan dalam penegakkan syariat Islam merupakan kasus tertinggi tahun 2011. Tahun lalu terjadi 46 kasus, pada 2010 tercatat 55 kasus.
DPRK Bireuen Desak Polisi Usut Penembakan Penggali KabelKetua Dewan Perwakilan
Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen Ridwan Muhammad, mendesak pihak kepolisian
Bireuen untuk segera mengusut tuntas kasus penembakan brutal yang menewaskan tiga
orang buruh galian serat optik Telkomsel di Blang Cot Tunong Bireuen.
HMI Aceh : Penembakan Beruntun Karena PemilukadaPengurus Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Aceh menyayangkan analisa Mendagri Gamawan Fauzi, yang menyebutkan penembakan beruntun di Aceh murni kriminal. Pandangan keliru itu dinilai merugikan Aceh karena kriminal berbau politik bersifat terstruktur dan berkelanjutan.
Mabes Polri : Aceh Butuh 7.780 Personil Polisi Untuk Pengamanan PilkadaJakarta — Mabes Polri melalui Kadiv Humas Polri Irjen Saud Usman Nasution menyebutkan pengamanan Pilkada Aceh membutuhkan 7.780 personil. Pun tak ada Pilkada, jumlah tersebut harus tetap dipenuhi.
Mendagri : Penembakan di Aceh Kriminal BiasaJakarta — Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengaku sudah erbicara dengan Kapolri Jenderal Timur Pradopo terkait penembakan di Aceh. Katanya aksi penembakan itu murni kriminalitas dan tidak ada kaitannya dengan peningkatan suhu politik jelang Pemilukada.
Lokasi Penembakan Langkahan Mulai AmanPasca insiden penembakan yang terjadi di Langkahan, Aceh Utara, pada
Minggu lalu (1/1) yang menewaskan satu orang dan satu kritis, kini
situasinya mulai aman, dan warga pun mulai melakukan aktivitas seperti
biasanya. Salah seorang warga, Midun (37), kepada The Globe Journal
siang tadi, di De
Warga Bireuen Tuntut Polisi Segera Ringkus Pelaku PenembakanPasca penembakan brutal yang menewaskan tiga penggali kabel optik PT Telkomsel di Bireuen, berbagai tanggapan terkait kejadian itu terus bermunculan. Warga Kabupaten Bireuen sendiri mendesak agar pihak kepolisian bisa meringkus para pelaku dalam waktu dekat.
Buru Pelaku Penembakan Polisi Akan Gelar RaziaTerkait insiden penembakan yang menimpa dua orang buruh dodos sawit yang
terjadi malam Minggu (1/1) di Seurkey, Blok B, Langkahan, Aceh Utara,
masih dalam proses penyidikan oleh Polres Aceh Utara. Untuk itu, Polres
Aceh Utara akan menggelar razia rutin di sejumlah titik yang dianggap
rawan g
Bupati Bireuen: Penembakan Telah Usik PerdamaianBupati Bireuen Nurdin Abdul Rahman, Senin (2/1) malam
mengatakan, penembakan terhadap para buruh penggali kabel fiber optik
Telkomsel, merupakan suatu perbuatan yang telah mengusik perdamaian di
Aceh, khususnya di Kabupaten Bireuen.Dia mengimbau kepada pelaku agar
menghentikan ha
AJMI : Polisi Seperti Pemadam KebakaranBanda Aceh — Direktur Aceh Judicial Monitoring Institute (AJMI) Agusta Mukhtar menuding pihak kepolisian daerah (Polda) Aceh bak pemadam kebakaran. Penanganan berbagai kasus kriminalitas hanya dilakukan saat kasus tersebut muncul ke publik.
« 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 »
Komentar Anda