
Banda Aceh - Selama bulan Ramadhan, Pemerintah Kota Banda Aceh dan NGO World Vision Indonesia bekerjasama dengan UKM Center Fakultas Ekonomi Unsyiah serta didukung oleh Aceh IT Center, BNI Syariah dan BQ Darul Mizan memberi kesempatan kepada mahasiswa yang tergabung dalam mahasiswa penerima dana hibah wirausaha mandiri dan Inkubator Usahawan muda FE Unsyiah, pedagang kecil dan menengah serta pengusaha di bawah binaan untuk ikut serta dalam pameran Gampoeng Ramadhan.
Demikian disampaikan oleh Ketua Panitia DR. Iskandarsyah Madjid melalui rilisnya yang diterima The Globe Journal, Sabtu (14/8). Acara yang diadakan di pelataran gedung IT Center tersebut akan diadakan selama satu bulan penuh atau selama bulan puasa.
Beberapa dari pelaku usaha yang ikut pameran ini menjual produk mulai dari jajanan berbuka, konveksi serta handycraft dan pernak-pernik untuk menyambut lebaran.
"Kita ingin mengaplikasikan dan menjalankan system syariah bagi kalangan pelaku usaha yang bergabung dalam Gampoeng Ramadhan,"ujar Iskandarsyah. Ia menambahkan dalam pameran sebulan penuh ini baik pelaku UKM dan konsumen dapat mengerti betul dan memahami bagaimana system syariah dalam bisnis dapat diterapkan layaknya seperti pada zaman Nabi Muhammad SAW.
"Para pelaku UKM dan konsumen juga diharapkan dapat berlaku jujur dalam melakukan transaksi nantinya. Khusus pelaku usaha yang bergabung dalam Gampoeng Ramadhan ini tidak akan dikenai biaya sewa, namun para pelaku nantinya akan membayar kepada panitia pelaksana berupa pembagian hasil dari keuntungan bersih yang di dapat dari masing-masing pelaku usaha,"jelas Iskandarsyah.
Acara Gampoeng Ramadhan ini juga nantinya diharapkan dapat mencapai tujuan dimana seluruh pihak dapat menjalankan sistem syariah dalam transaksi mereka sehari-hari. Untuk menarik minat dari para pengunjung Gampong Ramadhan ini, turut serta dimeriahkan oleh music yang ditampilkan oleh Prodigy group. Performance yang dilakukan oleh group ini juga sekaligus sebagai ajang promosi musik mereka. (MNA-REL)