BERANDA » Ekonomi » Anggota DPD Minta Kembangkan Minapolitan di Aceh
Anggota DPD Minta Kembangkan Minapolitan di Aceh
Win Aman | The Globe Journal | Sabtu, 04 September 2010
Jakarta - Pantai Aceh sangat potensial untuk pengembangan minapolitan atau sektor kelautan dan perikanan, demikian pernyataan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Aceh, Mursyid, menanggapi keterangan Menteri Kelautan dan Perikanan, Fadel Muhammad pada rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI di Jakarta (2/9).
Fadel Muhammad menyatakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan mencoba mengembangkan wilayah yang ekonominya digerakkan sektor kelautan dan perikanan atau minapolitan.
Pernyataan Mursyid ini disampaikan melalui rilisnya yang diterima ke The Globe Journal, Sabtu (4/9). Dinyatakan Mursyid, sesuai paparan Fadel, hingga tahun 2010, KKP telah melakukan inventarisasi 197 lokasi minapolitan di seluruh Indonesia. Tahun 2011, KKP merencanakan 41 lokasi minapolitan percontohan yaitu 9 lokasi ikatan tangkap, 24 lokasi ikan budi daya, dan 8 lokasi pengembangan sentra garam.
Mursyid yang berkantor di lantai II Gedung DPD RI, Mursyid, menegaskan bahwa Aceh cukup potensial dalam pengembangan sumber daya kelautan.
"Aceh memiliki panjang pantai 2.467 km, luas areal budidaya 43.173,5 ha serta potensi lestari laut sekitar 493,93 ribu ton per tahun," rinci Wakil Ketua Komite II di DPD RI ini.
Seperti di Kota Lhokseumawe jelasnya, potensi tangkapan ikannya mencapai 9.294 ton per tahun. Belum lagi, di Idi- Aceh Timur, dengan potensi 30-35 ton per hari.
Aceh juga memiliki beberapa pelabuhan yang bisa mendukung pengembangan sektor ini baik untuk kebutuhan di dalam maupun ke luar Aceh. Sumber daya kelautan ini diharapkan turut menggerakan ekonomi lokal dan mendongkrak pendapatan Aceh, tambah Mursyid.
Mursyid, sebagai salah satu pimpinan di komite yang membidangi masalah sumber daya alam dan ekonomi lainnya akan mencoba mendorong berkembangnya sektor ini di Aceh.
"Insya Allah, ke depannya, koordinasi dan komunikasi dengan Pemerintah Aceh akan makin mudah dilakukan," ungkapnya. Harapannya, sektor ini dapat berkembang dengan baik dan turut berkontribusi signifikan bagi perekonomian rakyat Aceh.
Baca Juga :
Aksesoris Komputer Banting Harga
Migas Sumbang Pertumbuhan Ekonomi Aceh
Rata-rata Orang Indonesia Punya 7 Kartu Kredit
Pertumbuhan Ekonomi Aceh 2011 Dibawah Rata-Rata Nasional
Meriahkan Pameran ICT EXPO, 16 Merek Ternama Genjot Diskon Besar
Komentar Anda