Banda Aceh — Perwakilan Putri Indonesia 2011 asal Aceh Lisyaannurrahmi mulai tak konsisten dengan komitmennya kepada seluruh warga Aceh. sebelum dikarantina bersama 32 finalis lainnya di Indonesia, Lisya begitu dia dipanggil tak berharap terpilih menjadi Puteri Indonesia, apalagi akan mengikuti ajang Miss Universe kelak dengan tuntutan menggunakan bikini.
““Cukup juara Puteri Favorit atau Puteri Kepulauan atau Puteri Sahabat saja. Jika pun nanti terpilih jadi Puteri Indonesia, Lisya akan buat kesepakatan tidak akan mewakili Indonesia ke Miss Universe biar saja diwakili runner up,” katanya kepada wartawan kala itu.
Akan tetapi, pernyataan yang diberikan Lisya kepada Media Indonesia justru berkebalikan. Lisya tetap optimis akan memenangkan Pemilihan Puteri Indonesia yang telah terselenggara sebanyak 16 kali ini.
"Saya optimis akan memenangkan Pemilihan Puteri Indonesia 2011. Saya akan berkoordinasi dengan banyak pihak untuk dimintai pendapat dan pertimbangan mengenai pemakaian baju renang di ajang Miss Universe jika saya benar-benar memenangi ajang ini, saya belum bisa menjawab sekarang," jawabnya.
Sejak Qory Sandiora terpilih dalam ajang Putri Indonesia pada 2009 lalu, sejumlah anak-anak Aceh menjadi lebih percaya diri dalam mengikuti kompetisi ini. Hanya saja tuntutan menggunakan bikini menjadi persoalan krusial di tengah-tengah masyarakat. Qory yang berasal dari keluarga muslim-muslimahpun tak kuasa melawan tuntutan ini saat mengikuti ajang Miss Universe. Bagaimana kelak dengan Lisya? Tunggu saja laporan The Globe Journal. (Yul-Media Indonesia)