Jakarta — Sejumlah anggota DPR RI mengaku sering mendapatkan laporan dari masyarakat soal kisruh rangkaian penembakan brutal di Aceh. Karenanya dalam minggu ini DPR RI akan memanggil pihak-pihak terkait untuk melakukan rapat koordinasi.
Hal itu disampaikan oleh Wakil Pemimpinan DPR RI Priyo Budi Santoso kepada wartawan, Senin (9/1). "DPR dapat laporan banyak warga yang cemas karena pemilu kada. Yang penting, kami ingin aman dan nyaman dululah," jelasnya.
Priyo menyebutkan, untuk masalah Aceh ini, pemerintah harus segera memberikan ketegasan dan jaminan kepastian rasa aman bagi warga Aceh. Lanjutnya, jangan sampai pemilihan gubernur, bupati, dan wali kota di Aceh mempertaruhkan rasa aman di Aceh.
Untuk itu, dalam minggu ini, DPR akan memanggil pihak-pihak terkait untuk melakukan rapat koordinasi. Rencananya TNI, Polri, Mendagri, Menko Polhukam, Bawaslu, KPU, dan Kepala BIN akan dipanggil DPR untuk memberikan penjelasan kondisi terakhir di wilayah Serambi Mekah tersebut.
Selain itu, Ketua Komisi III Aziz Syamsudin meminta Polri untuk segera menyelesaikan permasalahan keamanan di Aceh, karena mengganggu rasa nyaman dan aman warga Aceh sendiri.
"Kami minta Kapolri agar segera menelusuri kejadian di Aceh, ini jelas sangat mengganggu," tegasnya.
Aziz memaparkan bahwa secara tidak langsung terlihat adanya gagasan untuk menunda pemilu kada Aceh yang direncanakan berlangsung Februari 2012 mendatang. Namun, hal tersebut, menurutnya, masih perlu dianalisis.
"Ada gagasan untuk menunda pemilu kada, tapi ini yang masih perlu dianalisis," jelas Aziz.
(Yul-Media Indonesia)