Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
Follow Us on Twitter @theglobejournal | Untuk berita tercepat dan terhangat, ikuti Twitter kami @theglobejournal [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda. []

Breaking
News

Serambi»Hukum»Skandal WH: Tangkap Ajudan Walikota Mesum, Danton WH Dicopot!


Skandal WH: Tangkap Ajudan Walikota Mesum, Danton WH Dicopot!
Hayatullah Zuboidi | The Globe Journal
Kamis, 18 April 2013 18:09 WIB

Banda Aceh – Pasca tertangkapnya Ajudan Wali Kota Banda Aceh berinisial (AF), yang diduga melakukan tindakan asusila dengan seorang mahasiswi Fakultas Kedokteran Unsyiah, Danton Satpol PP/WH Banda Aceh, Drs. Ismail Ahmad dibangkupanjangkan (dicopot, Red) dari jabatannya.

Ismail Ahmad mengetuai tim dalam penangkapan ajudan Wali Kota Banda Aceh itu. Saat dibawa pulang ke markas, ia dicegat oleh Kasatpol PP/WH Banda Aceh, Edi Saputra SH untuk melepaskan AF.

Namun Ismail Ahmad sedikit melawan karena ingin menegakkan keadilan. Baginya siapa saja yang salah harus ditindak. Apa boleh buat ia hanya seorang bawahan, ia harus melepaskan AF.

“Setelah kejadian itu abang langsung dibangku panjangkan, dan sekarang ia menjadi anggota Satpol PP Biasa,” ungkap istri Ismail, Hastati Hasan, SH kepada The Globe Journal, Kamis (18/4/2013).

Hastati mengaku bukan karena ia tidak menerima suaminya diturunkan dari jabatannya, akan tetapi karena hukum di Banda Aceh hanya berlaku untuk orang lemah saja. “Kenapa kalau pejabat salah dibebaskan. Sementara orang biasa ditindak,” tukasnya dengan kesal.

Sementara itu, Kasatpol  PP/WH Banda Aceh, Edi Saputra SH saat diminta klarifikasi mengatakan bahwa jabatan di Satpol PP/WH itu bukan jabatan struktural. Jadi, bisa digantikan kapan saja.

“Pak Ismail awalnya dari Satpol PP, dia kita angkat sebagai Danton WH, dan sekarang kita rotasi lagi, dia kita kembalikan ke Satpol PP. Bukan dia saja, tapi ada beberapa orang,” ungkapnya terbata-bata.

Edi juga menambahkan, pencopotan Ismail dari Danton sama sekali tidak ada hubungannya dengan kejadian tertangkapnya ajudan wali kota Banda Aceh AF, akan tetapi memang sudah masanya mau diganti.

“Sama sekali tidak ada hubungan,” tutupnya.






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
X
BACA JUGA
Close