THE GLOBE JOURNAL

Breaking
News

Serambi»Hukum»Polisi Lakukan Rekontruksi Penembakan Buruh


Polisi Lakukan Rekontruksi Penembakan Buruh
Zulhelmi | The Globe Journal
Senin, 02 Januari 2012 00:00 WIB
Bireuen - Pelaku penembakan buruh asal Jawa Timur hanya membutuhkan waktu kurang dari dua menit untuk mengeksekusi para korban. Hal itu diketahui dari hasil rekontruksi dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang digelar aparat kepolisian Polres Bireuen, Senin (2/1) terhadap kronologis penembakan buruh penggali kabel fiber optik Telkomsel.  
            
Kapolres Bireuen, AKBP Yuri Karsono, S.Ik melalui Kasat Reskrim, Iptu Benny Cahyadi, SH di sela-sela kegiatannya memimpin rekonstruksi itu mengatakan, saat pelaku melakukan aksinya di tempat kediaman pekerja asal Jawa Timur itu, pintu rumah dalam keadaan terbuka.
            
"Pelaku masuk dan berdiri dekat pintu langsung memberondong, dia (pelaku) tidak ngomong sama sekali, bahkan sebagian pekerja yang berada di dalam rumah itu malah ada yang menduga letusan senjata api disangka suara petasan. Karena peristiwa itu bersamaan malam dengan malam tahun baru," ujar Benny. 

Lebih lanjut dia menjelaskan, saat kejadian itu para buruh delapan orang dari mereka berada di ruang tamu, sementara diruangan dekat dapur 17 orang,  dua orang wanita berada dalam kamar, dan satu orang lainnya di kamar mandi, dan selebihnya mereka berada di luar rumah.
            
"Di dalam dekat dapur yang tertembak empat orang, yang tewas satu orang, sedangkan di ruang 
tamu yang tertembak enam orang, dua orang tewas," ucap Beny seraya menjelaskan korban yang 
berada di ruang tamu sempat lari namun  pelaku menembakinya kembali.

Terkendala Saksi

Pihak kepolisian Bireuen sampai saat ini, masih terkendala untuk mengusut kasus yang telah menewaskan tiga buruh asal Jawa Timur itu dan melukai tujuh orang lainnya. Pasalnya belum ada saksi yang mau memberikan keterangan kepada aparat keamanan 
            
"Untuk mengusut kasus ini polisi terkendala dengan sulitnya memperoleh keterangan dari saksi. Saksi takut memberi keterangan, mereka hanya menjawab tidak tahu ketika ditanya,"papar Beny.
              
Sebelumnya, AKBP Yuri Karsono menyebutkan, hingga saat ini polisi belum dapat melukiskan wajah dari pelaku. Pasalnya, pelaku menggunakan helm full face  yang berwarna gelap. 
    
Terkait dengan pemulangan para pekerja yang selamat, Kapolres Bireuen mengatakan, mereka akan dipulangkan ke daerah masing-masing setelah tahapan pemeriksaan rampung dilaksanakan. Saat ini semua korban yang selamat masih dalam pengamanan aparat keamanan Bireuen.






Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
No Telp. 0651-741 4556
Ponsel. 0852 619 222 25


Komentar Anda

Terpopuler

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close