Jakarta — Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono mengaku senjata api sisa konflik masih bereda di Aceh. Senjata itu saat ini dipegang oleh kelompok-kelompok tertentu yang belum diketahui identitasnya.
Untuk itu, pihaknya akan terus melakukan serangkaian kegiatan di Aceh untuk mencegah terjadinya penembakan misterius. "Kami akan mengikuti perkembangan, dari Kapolri itu dikatakan kriminalitas murni," kata Agus di Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta (9/12).
Menurut Agus Suhartono, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan di gudang senjata untuk mengecek lebih lanjut. "Kami sudah melakukan pemeriksaan gudang senjata, memang sampai sekarang ini masih ada senjata yang dipegang kelompok-kelompok tertentu,” sambungnya.
Dia berharap, agar setelah Perjanjian Helsinki antara GAM dengan pemerintah, semua senjata yang masih tersimpan dapat diberikan untuk dimusnahkan.
"Kita akan melakukan kegiatan-kegiatan untuk mengeliminir," tutupnya. []
(Yul-Oke Zone)