
Cot Girek, Aceh Utara - Memanasnya situasi politik di Aceh menjelang Pemilukada pada Februari 2012 ini dan rentetan penembakan misterius di beberapa lokasi membuat masyarakat Aceh Utara was-was.
"Tidak benar ada kontak senjata. Itu hanya marcon," sebut sumber The Globe Journal mengomentari pemberitaan di media tentang kontak senjata di wilayah Kandang.
Demikian juga mengenai penembakan di Cot Girek hingga Sabtu (8/1/2012) dini hari masih menjadi isu yang simpang siur.
Kesenjangan Sosial Masalah Pekerjaan
Insiden penembakan di Aceh diduga terkait faktor kecemburuan sosial. Salah satunya urusan pekerjaan. Namun Mabes Polri mengaku masih melakukan penyelidikan berdasarkan saksi dan bukti.
"Dari beberapa TKP ada kaitan masalah pekerjaan, perkebunan. Kalau mau dikaitkan ke situ ya monggo. Tapi sekali lagi kita harus berangkat dari TKP keterangan saksi. Mudah-mudahan bisa segera terungkap," jelas Kapolri, Jenderal Pol Timur Pradopo, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Jumat (6/1/2012).
Timur menjamin kepolisian telah mengambil langkah penyelidikan dan penyidikan. Tim dari Mabes Polri pun sudah dikirimkan untuk membantu Polda Aceh.
"Artinya kita lakukan yang optimal sehingga dari olah TKP dan saksi terus dikembangkan," jelasnya.
Timur juga meminta agar jangan mengkaitkan lebih dahulu insiden penembakan ini dengan kelompok tertentu di Aceh. "Jangan dialihkan ke sana dulu, kita profesional. Kita berangkat dari TKP, barang bukti dan saksi," tegasnya.
Diketahui 5 warga tewas di Aceh pada jelang malam tahun baru. Pada Kamis (5/1/2012) ada 3 warga yang ditembak, seorang di antaranya dalam kondisi kritis.
[001-Detik.com]
Jum`at, 18 Mei 2012 23:47 WIBFashion Korea Jadi Incaran Remaja Aceh
Senin, 21 Mei 2012 10:55 WIBHidangan Ayam Lepaas yang Bikin Gemas