Jakarta — Deputi keamanan nasional Kemenko Polhukam Hendro Agung menilai gangguan keamanan di Aceh tidak akan mengganggu pelaksanaan Pemilukada yang sudah direncanakan pada 16 Februari nanti. Bila ditinjau dari aspek keamanan, hanya 2-4 kota saja yang tidak sepenuhnya siap.
"Kalau dari aspek keamanan hanya 2-4 kota saja yang tidak siap," ujar Hendro dalam rapat dengan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Gedung DPR, Jakarta.
Memang pasca penembakan beruntun, banyak pihak menakutkan kondisi keamanan di Aceh akan memburuk. Hal itu diperparah dengan adanya pemberitaan yang begitu mencolok. Padahal menurut Hendro, gangguan keamanan itu hanya terjadi di beberapa daerah saja.
Kemenko Polhukam menegaskan tidak ada alasan untuk menunda Pemilukada serentak di Aceh, meski beberapa aksi penembakan di Aceh sejak 31 Desember 2011 merupakan bentuk teror yang berupaya menggagalkan pelaksanaan pemilukada Aceh. "Apakah mungkin tidak ditunda, yang ditunda hanya Pemilukada gubernur dan empat kota saja," kata Hendro. []
(Inilah.com)