SerambiHukumKapolda Aceh : Jika Kasus Narkoba Sulit Dibongkar, Pasti Oknum Terlibat
Kapolda Aceh : Jika Kasus Narkoba Sulit Dibongkar, Pasti Oknum Terlibat
Nurul Fajri | The Globe Journal
Rabu, 14 Desember 2011 00:00 WIB
Banda Aceh- Hampir 50-60% penghuni lembaga permasyarakatan di Aceh adalah pengguna narkoba. Hal tersebut menunjukkan tingginya angka pengguna narkoba di Aceh baik di dalam masyarakat ataupun aparat kepolisian.
"Hampir tiap hari saya mendapat laporan tentang narkoba. Di tingkat LP 50-60% isinya adalah pengguna narkoba. Dan ini sangat memprihatinkan," ujar Kapolda Aceh, Irjen Polri Iskandar Hasan, MH, Rabu (14/12).
Dia mengakui bahwa belum tuntasnya kasus peredaran narkoba di dalam masyarakat karena adanya oknum polisi yang juga ikut terlibat dalam kasus tersebut.
" Pengalaman yang ada, kalau ada kasus yang susah dibongkar pasti ada oknum yang terlibat, begitu juga dengan narkoba," sebutnya.
Irjen Pol Iskandar Hasan juga menyesalkan 1000 oknum polisi yang ikut terindikasi memakai narkoba yang tengah dibina oleh Polda Aceh. "Harusnya mereka nangkep, tapi malah ikut makai," katanya.
Maraknya pengguna dan peredaran narkoba di Aceh memang bukan masalah yang mudah untuk ditangani di Aceh. Dia mengatakan bahwa Aceh adalah lumbung ganja, sehingga tidak mengherankan masih banyak pengguna ganja di Aceh.
"Saat konflik dulu Aceh banyak masuk senjata dan sabu-sabu. Dulu kita tidak care dengan masalah sabu, kita lebih care dengan masalah keamanan, makanya sekarang banyak sabu yang beredar," jelasnya.
Namun, dia mengatakan bahwa akan turus memburu dan mengusut tuntas masalah peredaran narkoba di dalam masyarakat dan di dalam tubuh kepolisian sendiri. Dia juga mengharapkan tahun 2012 Aceh bisa bebas di masyarakat. [003]