THE GLOBE JOURNAL

Breaking
News

Serambi»Hukum»Kapolda : Senjata Eks GAM Masih Beredar, Kekerasan Akan terus Terjadi


Kapolda : Senjata Eks GAM Masih Beredar, Kekerasan Akan terus Terjadi
Yul
Jum`at, 13 Januari 2012 00:00 WIB
Banda Aceh - Kekerasan bersenjata di Aceh masih akan terus terjadi. Hal ini dikarenakan masih banyak senjata api sisa masa konflik yang beredar di Aceh. Senjata-senjata tersebut sampai saat ini belum diserahkan oleh pemiliknya.

Demikian diungkapkan Kepala Polda Aceh Inspektur Jenderal Iskandar Hasan, Jumat (13/1) di Banda Aceh.

Pada saat perjanjian damai Helsinki 2005, lanjut dia, senjata api dari mantan kombatan yang sudah diserahkan baru 840 senjata. Jumlah tersebut didapat dari hitungan sepertiga dari jumlah personel Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang kala itu diperkirakan sebanyak 3.000 personel. Dari penarikan yang dilakukan polisi, TNI, dan penyerahan sukarela oleh masyarakat didapat sekitar 1.000 pucuk senjata api. Namun, kenyataannya masih banyak senjata yang beredar sampai saat ini.

"Dulu memang tak jelas berapa jumpa personel GAM saat Perjanjian Damai Helsinki ditandatangani . Itu yang membuat senjata sisa konflik ternyata masih banyak yang beredar meskipun telah ada penyerahan 840 pucuk senjata. Dulu ada hitungan hingga 8.000, 9.000, bahkan 10.000 personel," kata dia.

Kerawanan kekerasan bersenjata api juga mudah terjadi karena keberadaan provokator-provokator di Aceh yang memanfaatkan situasi politik menjelang pilkada. Pihak-pihak tersebut mempunyai kepentingan untuk menggiring suasana politik menjadi tidak aman. []

(kompas.com)






Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
No Telp. 0651-741 4556
Ponsel. 0852 619 222 25


Komentar Anda

Terpopuler

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close