SerambiHukumKangen Ortu, Anak Punk Kabur dari Seulawah, Polisi Temukan di Masjid Raya
Kangen Ortu, Anak Punk Kabur dari Seulawah, Polisi Temukan di Masjid Raya
Hayatullah Zuboidi | The Globe Journal
Minggu, 18 Desember 2011 00:00 WIB
Banda Aceh-Dua anak punk yang yang kabur dari Sekolah Polisi Negara (SPN) pada Sabtu (17/12) berhasil ditangkap kembail oleh Polresta di Banda Aceh.
Kedua Punk itu bernama Syauqani (17) asal Lhoksemawe, dan Saiful Fadli (20) asal Merduati Banda Aceh, melarikan diri sekitar pukul 14.00 wib. Syauqani ditemukan kembali sekitar pukul 11.00 WIB, di Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh. Sementara Saiful Adli berhasil ditemukan di warung Kopi Setui pukul 2.00 malam.
"Pas diperiksa ternyata tidak ada, mereka lari mendaki gunung karena di belakang tidak ada pagar, dan sudah kita amankan," ujar Kapolresta Banda Aceh, Armensyah Thai dalam jumpa pers di Mapolresta Banda Aceh, Minggu (18/12).
Kata Kapolresta, setelah diperiksa alasan mereka kabur karena kangen orangtua. Kata Kapolresta lagi mereka hari Jumat (24/12) depan akan dikembalikan ke orang tuanya masing-masing. Semua orang tua mereka akan dipanggil oleh kepolisian.
Sementara mereka yang lolos dari 65 Punk, lanjut Armen, akan tetap ditindaklanjuti oleh pemerintahan kota Banda Aceh. Karena di Aceh tidak boleh tinggal mereka karena berlaku Syariat Islam.
"Satu-satunya provinsi yang bersyariah kan Aceh, pantaskah mereka tinggal di Aceh?"Imbuh Armensyah.[003]