Jakarta - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah mengerahkan Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror ke Provinsi Aceh untuk mengamankan situasi di bumi Serambi Mekah.
"Densus 88 yang kami kirim untuk memberikan rasa aman terhadap kekerasan bersenjata," kata Kepala Badan Reserse Kriminal Komisaris Jenderal Sutarman di DPR, Jakarta.
Polri juga menggandeng TNI dalam berpatroli wilayah Aceh pasca aksi serangan bersenjata berulang kali di 'Serambi Mekah' itu. "Patroli gabungan Polri-TNI dalam jumlah besar maupun unit," ujar Surtarman.
Upaya lain Polri menjaga keamanan Aceh dari serangan teror bersenjata, dilakukan juga dengan menggelar razia senjata yang masih banyak berkeliaran di tangan sipil. "Razia-razia dilakukan untuk mempersempit ruang gerak pelaku penembakan," kata Sutarman.
Gangguan keamanan di Aceh yang telah menewaskan 10 orang warga sipil, dinyatakan berkaitan dengan penolakan pelaksanaan 17 pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) Aceh termasuk pemilihan gubernur. []
(inilah.com)