SerambiHukumDua Elemen Sipil Bireuen Gelar Unjuk Rasa
Dua Elemen Sipil Bireuen Gelar Unjuk Rasa
Zulhelmi I The Globe Journal
Kamis, 08 Desember 2011 00:00 WIB
Bireuen - Dua elemen sipil yang tergabung dalam Gabungan Solidaritas Anti Korupsi (GaSAk) Bireuen dan Lembaga Pers mahasiswa Suara Almuslim (LPS-SA) Universitas Almuslim (Unimus) gelar aksi di bundaran simpang empat kota Bireuen, Kamis (8/12). Aksi yang digelar itu dalam rangka memperingati hari anti korupsi se-dunia yang jatuh pada Jumat (9/12). Selain berorasi di bundaran itu mereka juga membentangkan spanduk yang bertuliskan " tolok kejahatan korupsi". Aksi itu mendapat perhatian warga yang melintas di bundaran tersebut.
Seorang anggota GaSAK dalam orasinya menyebutkan, Kabupaten Bireuen dibidang penyelewengan uang negera yang sampai sekarang belum mampu menangkap aktor intelektualnya, bahkan dalam beberapa kasus pelakunya bebas melenggang di luar tanpa merasa berdosa." Ada pun sederetan kasus korupsi yang terjadi di bireuen dan sampai saat ini belum berhasil menjebloskan pelaku utamanya adalah pengelapan pajak Pph dan Ppn sebesar Rp 51,3 miliar, walau kasus tersebut sudah ditangani Polda Aceh, namun sampai sekarang belum jelas bagaimana kejelasannya," sebut seorang orator dalam aksi itu.
Dua elemen sipil itu juga menuntut agar pemerintah bireuen untuk hentikan politik pencitraan, segera benahi struktur organisasi pemerintah, pecat pejabat yang telah melakukan korupsi, perjelas siapa-siapa yang telah menikmati hasil dari pengelapan uang rakyat di Bireuen, kemudian seret mereka ke pengadilan.
Mereka juga meminta untuk diperjelaskan aset kebupaten Bireuen termasuk jumlah toko, tanah, aset bergerak dan usaha lain. Juga mereka meminta agar dihentikan ekspansi lahan sawit milik pengusaha. Bangun Bireuen sesuai dengan potensi daerah dengan tetap memperhatikan keselarasan alam. Mendesak KPK untuk tangani kasus kas bon jilid II dan kasus pengelapan pajak di Bireuen yang merugikan negara sebesar Rp 59,3 miliar