Bireuen - Maraknya isu penembakan brutal di Aceh kian meresahkan masyarakat. Akan hal itu, Pemkab Bireuen bekerjasama dengan Kodim Bireuen 0111 menggelar rapat koordinasi di Aula Makodim, Selasa (10/1).
Kabag Kesbangpol dan Linmas Setdakab Bireuen Drs Sulaiman Aziz mengatakan, rapat koordinasi ini dilakukan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mencegah berbagai tindakan kriminal biasa, maupun kriminal berbau politis yang mampu mengancam perdamaian Aceh.
Rapat yang dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat, Muspida dan Muspida plus setempat menghasilkan beberapa rekomendasi.”Kami ingin mendorong masyarakat Bireuen untuk aktif menjaga keamanan dilikungannya,” sebut Sulaiman.
“Mendorong masyarakat untuk menghilangkan rasa takut serta mendorong masyarakat untuk berani dalam melawan terdahap pelanggaran hukum,” jelasnya lagi.
Selain itu, seluruh peserta rapat koordinasi juga menyepakati masyarakat harus memiliki satu pandangan dalam melihat aksi-aksi kriminal. Terlepas dari motif apapun, masyarakat harus bersama-sama menyatakan perang terhadap berbagai aksi kriminalitas. Masyarakat Bireuen juga diminta mampu menahan emosi diri untuk kepentingan masyarakat luas.
Dengan demikian,”Diharapkan nantinya akan terciptanya rasa aman dan nyaman dilikungan masyarakat,” tutup Sulaiman.
Sementara itu, Bupati Bireuen Nurdin Abdul Rahman mengatakan, pihaknya akan bersinergi dengan penegak hukum untuk mencari tahu dalang di sebalik insiden kriminal yang meresahkan masyarakat. “Isu-isu yang berkembang memang telah meresahkan masyarakat,” katanya singkat. [Yul]