SerambiHukumBungkusan Mirip Bom Ternyata Batu Giling
Bungkusan Mirip Bom Ternyata Batu Giling
Zulhelmi | The Globe Journal
Rabu, 21 Desember 2011 00:00 WIB
Kalau di Aceh Utara Batu Bata di Bireuen Batu Giling
Bireuen - Bungkusan yang diduga bom yang diletakan oleh OTK di pintu gerbang
sebelah timur Kantor Pusat Pemerintahan Bupati Bireuen ternyata batu
giling dan batu biasa. Kedua batu tersebut dibalut lakban dan dililit
dengan kabel serta antene radio dan juga bendera warna hitam beraksara Arab. Hal tersebut diketahui setelah Tim Penjinak Bom (Jibom) dari Tim Jibom Brimob Detasemen B Jeulikat, Lhokseumawe tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB. Barang Bukti (BB) itu langsung diboyong ke Mapolres Bireuen setelah dilakukan discrupter (penguraian).
Penjinakan bom yang dilakukan Tim Jibom itu menjadi pusat perhatian masyarakat yang melintas di jalan Negara. Sebab saat dilakukan penjinakan benda yang diduga bom itu, lalulintas dari arah timur dan barat dihentikan petugas. Rasa was-was pun terpancar dari warga disana pada saat itu. Sekitar satu jam lebih benda yang dibalut lakban warna hitam berhasil discrupter di halaman kantor Bupati Bireuen sebelah timur yang diikuti dengan suara dentuman.
Kapolres Bireuen AKBP Yuri Karsono kepada sejumlah wartawan dilokasi itu, Rabu (21/12) mengatakan, teror bom ini dilakukan oleh orang yang tidak bertanggungjawab hanya untuk meresahkan masyarakat dan apa yang telah dilakukan ini tergolong telah diberhasil." Peran masyarakat dalam menjaga keamanan juga sangat kita harapkan," pintanya. Dia juga meminta agar masyarakat tidak terpengaruh dengan simbol-simbol Islam dalam setiap teror bom itu.
"Temuan ini kita bawa ke Mapolres untuk pengembangan lebih lanjut dan akan kita lakukan sidik jari," pungkasnya.