THE GLOBE JOURNAL

Breaking
News

Serambi»Hukum»Avanza Maut Dihentikan Setelah Menabrak Belasan Kendaraan


Avanza Maut Dihentikan Setelah Menabrak Belasan Kendaraan
Hayatullah Zuboidi | The Globe Journal
Selasa, 07 Februari 2012 00:00 WIB
Banda Aceh — Sebuah Avanza hitam dengan plat BL 726 LC kejar-kejaran dengan polisi dari area Taman Sari, hingga kampung Mulia Banda Aceh, sejauh 3 kilometer. Pengejaran berhenti setelah Avanza terjebak masuk dalam gang buntu. Seorang tersangka tertembak di bagian leher oleh anggota kepolisian.

Kabag Humas Polda Aceh, Kombes Pol Gustav Leo, pengejaran bermula ketika mobil Avanza yang ditumpangi lima orang tersebut menabrak dua mobil yang diparkir di depan Cafe Black Jack Taman Sari. Tersangka melarikan diri ke arah Mesjid Raya Baiturrahman.

Selanjutnya di Jln. Perdagangan, jalan yang padat dengan kendaraan dan pedagang kaki lima, mobil hitam tersebut menabrak banyak sepeda motor yang diparkir. Selain sepeda motor, Avanza yang dikemudikan ugal-ugalan di Pasar Atjeh menyerempet pejalan kaki bahkan ketika lari menuju Peunayong menabrak becak.

Pengejaran berlanjut ke SPBU Kelurahan Mulia dimana Avanza menabrak sepeda motor anggota Polisi yang melakukan pengejaran. Mobil tetap saja melaju dan menabrak APV hitam dan akhirnya dihadang oleh anggota Opsnal Unit Narkoba dengan menggunakan mobil kijang Kapsul.

Bukannya berhenti, pengemudi mobil yang seperti kesetanan tetap menabrak mobil anggota Opsnal tersebut. Namun akhirnya kejar-kejaran tersebut berhenti setelah tersangka tertembak oleh seorang anggota polisi yang bernama Brigadir Hendrikus.

Tersangka M. Huzari, penduduk desa Gani. Blang Bintang Aceh Besar,  terkena tembakan  di bagian hidung sebelah kiri tembus ke leher. Tersangka dalam perawatan intensif di RSU Zainal Abidin untuk dilakukan perawatan.

Menurut saksi mata di kelurahan Mulia, Kiki, 34 tahun, Avanza tersebut berisi lima penumpang. Avanza dalam pelariannya di kampung Mulai, terjebak memasuki sebuah gang buntu, dekat Mesjid Al Anshar kelurahan Mulia.

“Terus mereka balik setelah tahu gang itu buntu, sempat menabrak pagar rumah orang dan pohon,”kata Kiki. Saat berbalik dari gang buntu itulah, mobil akhirnya dapat dihadang dan tiba-tiba saja terdengar letusan senjata, ujar Kiki.

“Warga terkejut dan ramai berdatangan, ada ceceran darah banyak sekali,”cerita Kiki.






Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
No Telp. 0651-741 4556
Ponsel. 0852 619 222 25


Komentar Anda

Terpopuler

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close