THE GLOBE JOURNAL

Breaking
News

Serambi»Feature»Obsesi Sang Rektor ke Aceh 1


Obsesi Sang Rektor ke Aceh 1
Nurul Fajri | The Globe Journal
Senin, 06 Februari 2012 00:00 WIB
Banda Aceh - Darni M. Daud, pria kelahiran Pidie, 25 Juli 1961 ini sudah dua kali terpilih sebagai Rektor Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. Namanya sudah tidak asing lagi di kalangan akademisi dan mahasiswa di kampus Darussalam. Apalagi, Darni adalah orang pertama yang menjadi Rektor dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.

Sebelum menjadi rektor, Alumni FKIP Bahasa Inggris ini karirnya di dunia pendidikan dimulai ketika dia menyelesaikan pendidikan di Sekolah Pendidikan Guru (SPG), Bireuen tahun 1977. Setelah menamatkan pendidikan S1, Darni mengajar di Prodi Bahasa Inggris pada Maret 1986.

Ayah dari tiga anak ini juga pernah menjadi salah seorang asisten pengajar di School of Education Oregon State University, Corvallis, USA pada September 1995-Mei 2000. Karirnya menanjak pada Mei 2001 saat dirinya terpilih sebagai pembantu dekan bidang akademik FKIP Unsyiah dan Pembantu Rektor Bidang Akademik Unsyiah di Juni 2002. Pada pemilihan Rektor yang diadakan September 2006, Darni yang berpangkat Guru Besar terpilih sebagai Rektor Unsyiah.

Layaknya akademisi lainnya, Darni aktif menulis jurnal ilmiah berkaitan dengan pendidikan di Aceh. Jurnal atau karya ilmiahnya telah dipublikasikan di media massa, baik lokal, nasional, dan internasional. Lulusan intercultural communication New York University tersebut juga aktif di berbagai organisasi baik nasional maupun internasional seperti Ikatan Sarjana Pnedidikan Indonesia, Masyarakat Lingistik Indonesia, dan International Vocational Education and Training (USA).

Karena kerja kerasnya di bidang pendidikan, Darni terpilih sebagai salah seorang dari 10 tokoh pendidikan nasional pada November 2008 menurut majalah Campus Asia. Sebelumnya, pada Mei 1995 Darni juga terpilih sebagai Dosen Teladan tingkat Unsyiah dan International Honorary for Leaders in University Apartment Communities, Oregon State University, Corvallis, USA pada Juni 1999. Pada Agustus tahun 2004, Darni kembali mendapatkan Piagam penghargaan dari Gubernur Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam sebagai ketua panitia Seminar Internasional Pekan Kebudayaan Aceh, Banda Aceh.

Prof. Dr. Darni M. Daud, setelah dua kali terpilih untuk memimpin Universitas jantung Rakyat Aceh kini mencalonkan diri sebagai Gubernur Aceh. Pada Pemilukada 2012 ini, lulusan Oregon State University ini maju sebagai calon independen bersama pasangannya Ahmad Fauzi.

Sama seperti Darni, Ahmad Fauzi juga berlatar belakang seorang akademisi di kampus Darussalam. Bedanya, Darni di Unsyiah sedangkan Ahmad Fauzi  adalah dosen senior di Fakultas Tarbiyah  Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ar-Raniry.

“Saya berniat maju menjadi Cagub Aceh sejak awal tahun 2010 lalu dengan keinginan kuat untuk memajukan Aceh,” kata Darni.

Sebagai kandidat yang maju dari pihak akademisi, Darni berencana menyetarakan sektor pendidikan dan ekonomi jika dia terpilih menjadi Gubernur Aceh dalam pemilukada nantinya.

“Tantangan dunia global dikenal dengan knowladge base economic. Bagaimana kedepan itu perekonomian dirangkaikan dengan dunia pendidikan. Dunia pendidikan harus dapat mendidik dunia bisnis dan ini saling mengisi, dan juga untuk bidang-bidang yang lain. Tidak pendidikan dulu kemudian yang lain ditinggalkan,” jelasnya suatu saat kepada The Globe Journal. [003]






Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
No Telp. 0651-741 4556
Ponsel. 0852 619 222 25


Komentar Anda

Terpopuler

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close