Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
Follow Us on Twitter @theglobejournal | Untuk berita tercepat dan terhangat, ikuti Twitter kami @theglobejournal [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda. []

Breaking
News

Serambi»Varia»Bulan Bintang Batal Jadi Bendera “Nanggroe Aceh”


Bulan Bintang Batal Jadi Bendera “Nanggroe Aceh”
Senin, 08 April 2013 16:31 WIB

Makassar - Bendera eks GAM (Gerakan Aceh Merdeka) akan dibatalkan menjadi bendera Provinsi Aceh. Pembatalan itu sesuai rekomendasi yang diajukan oleh pemerintah.

Kementerian Dalam Negeri telah melakukan verifikasi tentang masalah bendera tersebut. Hasilnya, segera terbit rekomendasi untuk membatalkan bendera eks GAM jadi bendera Aceh.

“Yang jelas (masalah bendera ini harus) menyesuaikan dengan verifikasi yang kita lakukan. Ada 12 poin dari verifikasi itu antara lain, satu, mengenai legal drafter-nya, dan yang kedua, mengenai substansinya,” kata Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi di Makassar, Senin (8/4/2013).

Dimintai komentar usai melantik pasangan Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu’mang menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) di halaman Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Sulsel, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Gamawan menegaskan, tidak boleh ada peraturan yang lebih rendah mengalahkan perundang-undangan yang lebih tinggi.

“Ada aturan yang termuat dalam Undang-Undang nomor 11 tentang Aceh dan PP nomor 7, saya kira itu sudah jelas,” sambung Gamawan.

Kata dia, bahwa poin-poin dalam perjanjian perdamaian antara kelompok separatis GAM dengan pemerintah Indonesia yang dikenal sebagai nota kesepahaman (Memorandum of Understanding) yang ditandatangani di Helsinki, Finlandia, pada 15 Agustus 2005 sudah termasuk dalam pertimbangan tersebut.

“Kita memberikan sesuai dengan prosedur hukum itu 14 hari, jadi semua masih dalam proses,” pungkas Gamawan.(Okezone)






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda
AYAM LEPAS

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close