Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
PT. THE GLOBE JOURNAL, penerbit Koran Online THE GLOBE JOURNAL bertekad untuk terus melakukan inovasi mengembangkan media yang sangat diminati sejak 2007 ini. Untuk itu kami mencari INVESTOR, SPONSOR, PARTNER untuk bekerjasama dengan tim kami dalam mengembangkan bisnis di sektor media, periklanan, printing, teknologi, dan mice yang sangat potensial. Jika Anda tertarik untuk bekerjasama dengan kami, silahkan kirimkan informasi ketertarikan Anda ke email: e.rxdhi@gmail.com atau Hotline 0819-7390-0730. [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda untuk tindaklanjutnya. []

Breaking
News

Serambi»Varia»Anak Merupakan Korban Perkosaan Terbesar Dalam Perang


Anak Merupakan Korban Perkosaan Terbesar Dalam Perang
Rabu, 10 April 2013 21:26 WIB

London-Tewasnya warga sipil bukanlah satu-satunya penderitaan rakyat saat konflik berkecamuk di seluruh dunia. Kejahatan seksual juga menjadi salah satu momok paling mengerikan kala peperangan berlangsung di sebuah negara.

Laporan kelompok Save The Children, Rabu (10/4/2013) mengungkapkan fakta mengerikan. Lebih dari separuh korban kekerasan seksual di zona konflik adalah anak-anak. 

“Kejahatan seksual merupakan satu dari sekian kengerian akibat perang. Kerusakan yang ditimbulkan dapat menghancurkan kehidupan seseorang,” kata ketua Save the Children, Justin Forsyth.

Laporan bertajuk Kejahatan-Kejahatan terhadap Anak itu berisi data dan kesaksian dari sejumlah negara yang pernah dilanda konflik seperti Kolombia, Liberia dan Sierra Leone. Pada negara-negara dengan konflik paling buruk seperti Liberia dan, kejahatan seksual terhadap anak mencapai lebih dari 70 persen.

Di Liberia, negara yang masih bergulat mengatasi konflik satu dekade lalu, sebanyak 80 persen korban kekerasan seksual berusia di bawah 17 tahun. Hampir seluruh korban diperkosa. Di Sierra Leone, 70 persen korban adalah gadis di bawah 18 tahun. Seperlima dari para gadis berusia di bawah 11 tahun.

Kesaksian dari korban dan saksi mata menyatakan sejumlah anak yang diperkosa langsung dibunuh. Kelompok bersenjata dan pasukan pemerintah pun menjadi bagian dari pelaku penculikan dan pelecehan anak lelaki maupun perempuan.

Save the Children mendesak seluruh pihak untuk membantu mengatasi masalah ini. “Kami menemukan bahwa program perlindungan anak dari kejahatan seksual dan rehabilitasi hanya memperoleh dana sedikit di seluruh dunia,” ujar Forsyth.

Masalah ini menjadi salah satu agenda dalam pertemuan Menteri Luar Negeri kelompok negara maju G8 di London, kemarin hingga hari ini.(Tempo)






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close