Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
Follow Us on Twitter @theglobejournal | Untuk berita tercepat dan terhangat, ikuti Twitter kami @theglobejournal [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda. []

Breaking
News

Serambi»Pendidikan»Upah Guru Kontrak di Banda Aceh Sesuai UMR


Upah Guru Kontrak di Banda Aceh Sesuai UMR
Nurul Fajri | The Globe Journal
Rabu, 02 Mei 2012 20:44 WIB

Banda Aceh- Lebih dari seratus guru yang berstatus honor di Banda Aceh sudah mendapatkan kesejahteraan yang layak. Para guru honorer tersebut sudah mendapatkan gaji sesuai dengan upah minimum regional (UMR) Rp 1.300.000,-.

“Untuk guru kontrak yang ada di Banda Aceh dan pusat sudah ditetapkan gajinya sesuai dengan UMR. Sedangkan untuk guru-guru honorer di daerah, gaji yang mereka dapatkan itu masih bervariasi,” jelas Ketua Koalisi Barisan Guru Bersatu (kobar GB) Aceh, Sayuthi Aulia pada The Globe Journal, Rabu (2/5).

Dia mengatakan bahwa pembayaran honor untuk guru kontrak di daerah sangat bervariasi. Hal tersebut tergantung daerah yang mengontrak guru tersebut. Sayuthi mengatakan bahwa masih ada daerah yang menggaji guru sebesar Rp 300.000,- sampai Rp.800.000,- tiap bulannya.

Sedangkan untuk sertifikasi dan PLPG, Sayuthi mengatakan bahwa guru kontrak sangat kecil sekali mendapatkan jatah untuk mengikuti sertifikasi. “Untuk saat ini, dari dinas pendidikan sendiri belum ada guru honorer yang ikut sertifikasi, karena syarat  jam mengajar harus 24 jam dan tidak diakui untuk status wali kelas dan piket. Tapi kalau Kankemenag ada kemungkinan, ” tuturnya.

Karena pemberlakuan seperti itu,  dia mengatakan bahwa nasib guru kontrak di Aceh saat ini sangat memprihatinkan.

“Nasib guru kontrak di Aceh betul-betul di ujung tanduk. Banyak guru kontrak yang dilepas dari sekolah. Jangankan untuk menerima guru kontrak, guru yang sudah ada saja kadang dilepas,” ungkap Sayuthi. [003]






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close