Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
PT. THE GLOBE JOURNAL, penerbit Koran Online THE GLOBE JOURNAL bertekad untuk terus melakukan inovasi mengembangkan media yang sangat diminati sejak 2007 ini. Untuk itu kami mencari INVESTOR, SPONSOR, PARTNER untuk bekerjasama dengan tim kami dalam mengembangkan bisnis di sektor media, periklanan, printing, teknologi, dan mice yang sangat potensial. Jika Anda tertarik untuk bekerjasama dengan kami, silahkan kirimkan informasi ketertarikan Anda ke email: e.rxdhi@gmail.com atau Hotline 0819-7390-0730. [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda untuk tindaklanjutnya. []

Breaking
News

Serambi»Kriminalitas»Polisi Diteror, TNI AD Siap Kerahkan Intelijen


Polisi Diteror, TNI AD Siap Kerahkan Intelijen
Rabu, 18 September 2013 21:00 WIB

Jakarta - Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Budiman siap menurunkan tim intelijen untuk mengungkap sejumlah kasus penembakan terhadap anggota Polri. Langkah itu akan dilakukan jika Polri meminta bantuan kepada TNI AD.

"Kalau diminta bantuan, kami siap," ujar Jenderal Budiman usai membuka Rapat Koordinasi Teknis TNI Manunggal Membangun Desa ke-91 di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (18/9/2013).

TNI, lanjut Budiman, mempunyai jaringan sampai ke pedesaan. Jaringan tersebut sangat efisien dan efektif dalam mencari informasi yang dibutuhkan terkait teror yang kerap terjadi.

"Pada pelaksanaannya disesuaikan dengan peraturan. Untuk yang hard power-nya kami melakukan, seandainya diminta bantuan dan bila ditugaskan negara," tutur Budiman.

Dalam beberapa bulan ini memang terjadi rentetan penembakan terhadap anggota Polri. Pada 27 Juli 2013, terjadi penembakan di Jalan Cireunde, Ciputat, Jakarta Selatan, terjadi pada 27 Juli dengan korban anggota Polsek Metro Gambir Ajun Inspektur Polisi Dua (Aipda) Patah Saktiyono. Saktiyono mengalami luka tembak di bagian punggung belakang dan selamat dari maut.

Pada 7 Agustus 2013, penembakan terjadi di Jalan Ciputat Raya, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten. Korbannya anggota satuan Bina Masyarakat Polsek Metro Cilandak Ajun Inspektur Satu Dwiyatno. Akhirnya Dwiyatno tewas setelah sempat mendapat pertolongan intensif di UGD RS Sari Asih.

Penembakan berikutnya terjadi pada 6 Agustus 2013, menimpa anggota Polsek Pondok Aren Brigadir Polisi Dua (Bripda) Maulana dan Aipda Kus Hendratma. Keduanya tewas.

Pada Selasa 10 September kembali terjadi penembakan anggota polisi. Kali ini terjadi di depan Gedung KPK di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Anggota Provost Polair Sukardi tewas dalam insiden itu.

Sementara, pada Jumat 13 September 2013 terjadi penembakan di Depok, Jawa Barat. Briptu Ruslan ditembak di bagian kaki saat mencucikan motornya. Polri menduga penembakan kali ini bermotif perampokan. [005-Liputan6]






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Cities

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close