
Bill Gates Sedikit Lebih Kaya dari SlimFilm bersetting di Pulo Aceh, yaitu Desa Lapeng, dimana sekolah ini sejak berdiri sampai sekarang tidak ada guru. Kepala desa, Pak Zainuddin mengungkapkan untuk membuat anak-anaknya mendapatkan ilmu pendidikan, mereka terpaksa mencari guru sendiri dengan gaji dari angggaran desa. Padahal SD Lapeng merupakan cabang SDN Lampuyang yang merupakan sekolah negeri.
Disana hanya seorang guru, Ema Juwita yang yang berasal dari Aceh Selatan, mengajar sendirian dari kelas satu sampai kelas enam dengan semua mata pelajaran. Sebelumnya Ema bersama dengan kawannya Mawar mengabdikan ilmunya disana tapi sejak 2010 hingga sekarang Ema harus mengajar sendirian. Meskipun harus menggabungkan beberapa tingkatan kelas dalam satu ruang kelas.
Film yang berdurasi 22 menit ini, merekam semua realita, secara sosial, politik dan ekonomi, dengan sudut pandang pendidikan. Kalau sekolah di daratan Aceh buka hari Senin, tapi di Pulo Aceh harus menunggu Senin depan baru ada guru, kata Mukim Pulo Breueh Utara, Zahri Abdullah.
"Kami melakukan pengambilan gambar selama delapan hari, sejak hari raya kedua Idul Adha 1433 H. Sebelumnya sudah melakukan riset selama 2 bulan lebih. Namun kami baru bisa memproduksi bulan 11 yang lalu. Dengan mematangkan konsep, ide cerita, focus masalah dan kru," ujar sutradara Azhari.
Film ini sendiri disutradarai oleh Azhari & M.Fauzi Ulpa, kameramen Sayed Usman, Produser Shinta Devi. Film ini sempat tertunda dalam hal editing, karena keterbatasan alat yang dimiliki, akhirnya atas bantuan Syhek Gazali LKB, peralatan editing di Kasga Record pun digunakan. Pembuatan film ini sangat banyak melibatkan relawan-relawan pemerhati pendidikan di Pulo Aceh.
Film ini akan diluncurkan pada hari kamis 27 Desember 2012 di Rumoh PMI Aceh dengan bekerja sama dengan IPELMAPA ( Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Pulo Aceh).
[004-rel]
Kamis, 23 Mei 2013 16:33 WIBPerpustakaan Inggris Koleksi Tulisan John Lennon