Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
PT. THE GLOBE JOURNAL, penerbit Koran Online THE GLOBE JOURNAL bertekad untuk terus melakukan inovasi mengembangkan media yang sangat diminati sejak 2007 ini. Untuk itu kami mencari INVESTOR, SPONSOR, PARTNER untuk bekerjasama dengan tim kami dalam mengembangkan bisnis di sektor media, periklanan, printing, teknologi, dan mice yang sangat potensial. Jika Anda tertarik untuk bekerjasama dengan kami, silahkan kirimkan informasi ketertarikan Anda ke email: e.rxdhi@gmail.com atau Hotline 0819-7390-0730. [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda untuk tindaklanjutnya. []

Breaking
News

Serambi»Infotainment»Satu Menit Dibelakang 0 KM, Potret Buram Pendidikan Aceh


Satu Menit Dibelakang 0 KM, Potret Buram Pendidikan Aceh
Selasa, 25 Desember 2012 10:33 WIB

Banda Aceh — Komunitas Audio Visual Aneuk Nangroe, kembali menggarap pembuatan film dokumenter “+ SATU MENIT DI BELAKANG 0 KM” setelah melakukan riset dua bulan lebih sejak Februari lalu. Film ini menceritakan potret pendidikan di kepulauan paling Barat Indonesia yang selama ini, kurangnya tenaga pengajar.

Film bersetting di Pulo Aceh, yaitu Desa Lapeng, dimana sekolah ini sejak berdiri sampai sekarang tidak ada guru. Kepala desa, Pak Zainuddin mengungkapkan untuk membuat anak-anaknya mendapatkan ilmu pendidikan, mereka terpaksa mencari guru sendiri dengan gaji dari angggaran desa. Padahal SD Lapeng merupakan cabang SDN Lampuyang yang merupakan sekolah negeri.

Disana hanya seorang guru, Ema Juwita yang yang berasal dari Aceh Selatan, mengajar sendirian dari kelas satu sampai kelas enam dengan semua mata pelajaran. Sebelumnya Ema bersama dengan kawannya Mawar mengabdikan ilmunya disana tapi sejak 2010 hingga sekarang Ema harus mengajar sendirian. Meskipun harus menggabungkan beberapa tingkatan kelas dalam satu ruang kelas.

Film yang berdurasi 22 menit ini, merekam semua realita, secara sosial, politik dan ekonomi, dengan sudut pandang pendidikan. Kalau sekolah di daratan Aceh buka hari Senin, tapi di Pulo Aceh harus menunggu Senin depan baru ada guru, kata Mukim Pulo Breueh Utara, Zahri Abdullah.

"Kami melakukan pengambilan gambar selama delapan hari, sejak hari raya kedua Idul Adha 1433 H. Sebelumnya sudah melakukan riset selama 2 bulan lebih. Namun kami baru bisa memproduksi bulan 11 yang lalu. Dengan mematangkan konsep, ide cerita, focus masalah dan kru," ujar sutradara Azhari.

Film ini sendiri disutradarai oleh Azhari & M.Fauzi Ulpa, kameramen Sayed Usman, Produser Shinta Devi. Film ini sempat tertunda dalam hal editing, karena keterbatasan alat yang dimiliki, akhirnya atas bantuan Syhek Gazali LKB, peralatan editing di Kasga Record pun digunakan. Pembuatan film ini sangat banyak melibatkan relawan-relawan pemerhati pendidikan di Pulo Aceh.

Film ini akan diluncurkan pada hari kamis 27 Desember 2012 di Rumoh PMI Aceh dengan bekerja sama dengan IPELMAPA ( Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Pulo Aceh).

[004-rel]






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda

Terpopuler

Cities

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close